Pemkab Indramayu Gelontorkan Rp3,31 Miliar untuk Bangun Jalan Penghubung di Sliyeg, Target Selesai 2026

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 00:32:31 WIB
Pemkab Indramayu mengalokasikan Rp3,31 miliar untuk rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran-Gadingan di Kecamatan Sliyeg.

INDRAMAYU — Ruas jalan sepanjang beberapa kilometer di Kecamatan Sliyeg yang selama ini dikeluhkan warga karena rusak parah akan segera diperbaiki. Pemkab Indramayu mengucurkan dana Rp3,31 miliar untuk rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran-Gadingan, jalur vital yang menghubungkan sejumlah desa penghasil padi dan palawija.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan perbaikan jalan ini menjadi salah satu prioritas daerah. Ia menilai infrastruktur yang layak berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga, terutama petani yang setiap hari mengangkut hasil panen ke pasar.

Anggaran Rp3,31 Miliar untuk Jalan Penghubung Pertanian

Proyek rekonstruksi ini mencakup pengaspalan ulang dan perbaikan badan jalan di titik-titik yang ambles. Anggaran sebesar Rp3,31 miliar bersumber dari APBD Indramayu tahun 2026.

“Jalan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Lucky dalam keterangan yang diterima Senin (8/6/2026).

Akses Pendidikan dan Distribusi Hasil Panen

Selama ini, ruas Jalan SP Sudikampiran-Gadingan menjadi andalan warga untuk berbagai keperluan. Mulai dari perjalanan anak-anak ke sekolah, transportasi harian, hingga pengangkutan gabah dan sayuran dari lahan pertanian ke pasar kecamatan.

Kondisi jalan yang rusak sebelumnya kerap memperlambat distribusi dan meningkatkan biaya logistik petani. Dengan adanya rekonstruksi ini, diharapkan biaya angkut bisa ditekan dan harga jual hasil bumi lebih kompetitif.

Target Pengerjaan dan Dampak ke Warga

Pemkab Indramayu menargetkan pengerjaan rekonstruksi rampung pada tahun 2026. Proyek ini menjadi bagian dari program pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan yang selama ini relatif tertinggal dibanding kawasan utara Indramayu.

Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi untuk menggerakkan ekonomi desa. “Keberadaan jalan yang layak memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas warga,” ujarnya.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: jabarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top