Pemprov Jabar Gandeng 751 Sekolah Swasta untuk Tampung Ribuan Calon Siswa Tak Tertampung di Negeri

Penulis: Luthfi Hakim  •  Senin, 15 Juni 2026 | 22:45:32 WIB
Pemprov Jabar menggandeng 751 sekolah swasta untuk menampung calon siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

BANDUNG — Pemprov Jawa Barat memastikan tidak ada calon siswa yang putus sekolah akibat keterbatasan kursi di SMA dan SMK negeri. Sebanyak 751 sekolah swasta di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat siap menjadi mitra untuk mengakomodasi ribuan calon peserta didik yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri pada tahun ajaran baru.

Mengapa Sekolah Swasta Dilibatkan?

Kebijakan ini muncul sebagai respons atas lonjakan jumlah pendaftar yang melebihi kapasitas sekolah negeri setiap tahunnya. Dengan menggandeng sekolah swasta, Pemprov Jabar ingin memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meski daya tampung sekolah negeri terbatas.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka anak tidak sekolah di Jawa Barat. Kolaborasi dengan pihak swasta dinilai lebih cepat dan efektif ketimbang membangun gedung sekolah baru yang membutuhkan waktu dan anggaran besar.

Skema Kerja Sama dan Kuota Tersedia

Pemprov Jabar tidak merinci secara detail skema pendanaan atau subsidi bagi sekolah swasta yang terlibat. Namun, kebijakan ini memungkinkan calon siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri untuk tetap bersekolah di swasta dengan mekanisme tertentu yang telah disepakati kedua belah pihak.

Dari total 751 sekolah yang digandeng, tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat. Jumlah ini dinilai cukup untuk menampung ribuan calon siswa yang telah mendaftar namun belum mendapatkan kursi di sekolah negeri.

Apa Dampaknya bagi Orang Tua dan Siswa?

Bagi orang tua, kebijakan ini memberikan kepastian bahwa anak-anak mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK tanpa harus menunggu lama atau pindah ke luar kota. Calon siswa yang sempat khawatir tidak tertampung kini memiliki alternatif tempat belajar yang jelas.

Namun, belum ada informasi resmi mengenai apakah ada perbedaan biaya antara sekolah negeri dan swasta dalam program ini. Orang tua diimbau untuk mencari informasi lebih lanjut ke dinas pendidikan setempat atau sekolah swasta yang terlibat.

Tindak Lanjut Pemprov Jabar

Pemprov Jabar berencana terus memantau proses pendaftaran dan penempatan calon siswa di sekolah swasta mitra. Evaluasi akan dilakukan untuk memastikan program berjalan lancar dan benar-benar mengakomodasi seluruh siswa yang membutuhkan.

Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek yang efektif, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan pendidikan ke depan di Jawa Barat.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top