JAWA BARAT — Kesempatan berkarier di sektor publik kembali terbuka bagi para profesional administrasi dan keuangan. Direktorat Pelayanan Klinis, yang berada di bawah Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, saat ini tengah mencari seorang Finance & Administrative Assistant (FAA) untuk mendukung pelaksanaan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan UNFPA tahun 2026.
Formasi yang tersedia hanya satu, yakni Finance & Administrative Assistant (FAA). Posisi ini akan ditempatkan di Jakarta dan bertanggung jawab langsung kepada Direktorat Pelayanan Klinis.
Pelamar diwajibkan memiliki latar belakang pendidikan minimal Diploma Tiga (D3) di bidang Keuangan, Akuntansi, Manajemen Bisnis, Manajemen, Komputer, atau bidang relevan lainnya. Pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang administrasi dan manajemen keuangan menjadi syarat mutlak.
Pengalaman bekerja dengan instansi pemerintah, LSM, atau terlibat dalam program hibah dan proyek kerja sama sejenis menjadi nilai tambah yang signifikan. Kemampuan komunikasi aktif dalam bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan, juga menjadi salah satu kriteria utama seleksi.
Seorang FAA akan berperan sebagai tulang punggung operasional program. Tanggung jawab utamanya meliputi koordinasi administrasi program, memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, serta mengelola dokumen hibah. Lebih jauh, posisi ini dituntut untuk mendukung tata kelola program yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Periode pendaftaran lowongan ini tergolong singkat. Kemenkes hanya memberikan waktu hingga 24 Juni 2026 bagi para pelamar untuk mengirimkan berkas. Calon pelamar disarankan untuk segera menyiapkan dokumen persyaratan seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat pengalaman kerja, dan surat keterangan kemampuan bahasa Inggris.
Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Kesehatan RI atau kanal informasi rekrutmen di bawah Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.
Bagi pencari kerja yang memiliki rekam jejak di sektor keuangan dan administrasi, khususnya yang pernah menangani proyek berbasis hibah internasional, posisi ini menawarkan pengalaman langsung dalam program kerja sama global di lingkungan kementerian.