JAWA BARAT — Kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan berat terjadi di Jakarta sejak pagi hingga siang hari tadi. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat setidaknya tiga insiden terpisah yang seluruhnya melibatkan truk, mulai dari kecelakaan tunggal hingga tabrakan dengan mobil pribadi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan MT Haryono, Jembatan Kanal Banjir Timur (KBT) Cakung, dan Tol Layang Tomang lumpuh total selama proses evakuasi.
Insiden pertama terjadi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, di mana sebuah truk pengangkut bahan bangunan kehilangan kendali dan terbalik. "Sebuah kendaraan truk pengangkut bahan bangunan mengalami kecelakaan tunggal (out of control) hingga terbalik," tulis akun resmi TMC Polda Metro Jaya. Muatan truk berserakan di aspal, memaksa petugas menutup ruas jalan setelah Stasiun Cawang menuju arah Dewi Sartika.
Tak berselang lama, di Jembatan KBT Cakung, sebuah truk bertabrakan dengan mobil pada pukul 07.24 WIB. Kecelakaan terjadi tepat setelah exit Tol Harapan Indah dan menyebabkan kemacetan panjang menuju Pulogadung. Polisi mengimbau pengendara mencari jalur alternatif hingga proses evakuasi selesai pada pukul 09.40 WIB.
Insiden paling parah terjadi di Tol Layang Tomang arah Priok. Sebuah truk trailer bermuatan pagar besi wiremesh terbalik dan miring, membuat material besi tersebut jatuh berserakan hingga menutupi jalan di bawah tol. Jasa Marga melalui akun X resminya mengumumkan penutupan sementara Gerbang Tol Tomang dari arah Kebon Jeruk menuju Priok dan Cawang.
"Gerbang Tol Tomang dari Kebon Jeruk ke arah Priok/Cawang ditutup sementara, ada penanganan kecelakaan kendaraan trailer muatan pagar besi wiremesh terbalik miring di Layang Tomang arah Priok," demikian pernyataan resmi Jasa Marga. Kemacetan parah tercatat di jalan layang maupun arteri hingga proses evakuasi rampung.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, memastikan penanganan tumpahan material telah selesai pada pukul 11.35 WIB. "(Lalin Tol Tomang) sudah dibuka lagi, tadi evakuasi tumpahan (material) dampak laka di Layang Tomang," ujarnya kepada detikcom.
Belum ada laporan korban jiwa dalam rangkaian kecelakaan tersebut. Namun, seluruh insiden diduga dipicu oleh faktor kehilangan kendali atau out of control dari kendaraan berat. Polda Metro Jaya mengimbau pengemudi truk untuk memeriksa kondisi kendaraan secara berkala, terutama terkait sistem pengereman dan muatan, guna mencegah kecelakaan serupa terulang.