JAWA BARAT — OpenAI memperkenalkan jajaran model GPT-5.6 yang terdiri dari tiga varian dengan target penggunaan berbeda. Sol adalah model terkuat yang pernah dibuat OpenAI. Terra menawarkan keseimbangan performa dan biaya. Luna menjadi pilihan paling ekonomis dengan kemampuan yang tetap solid.
GPT-5.6 Sol menjadi bintang utama dalam rilis ini. OpenAI mengklaim model ini membawa peningkatan signifikan di bidang coding, biologi, dan keamanan siber berkat kemampuan agentic yang lebih matang. Sol dilengkapi mode penalaran "max" dan mode "ultra" yang memanfaatkan sub-agen untuk menangani tugas kompleks.
GPT-5.6 Terra diposisikan sebagai model sehari-hari yang efisien. Performanya setara dengan GPT-5.5, tetapi dengan biaya setengahnya. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan bisnis yang membutuhkan AI andal tanpa membebani anggaran.
GPT-5.6 Luna adalah varian termurah di jajaran ini. OpenAI menyebutnya memiliki "kemampuan kuat" dengan harga paling rendah. Model ini cocok untuk tugas-tugas ringan yang membutuhkan respons cepat.
OpenAI mengklaim GPT-5.6 Sol memiliki "safety stack paling kokoh" yang pernah mereka buat. Sistem keamanan ini dirancang untuk melindungi dari aktivitas berisiko tinggi, permintaan siber sensitif, dan penyalahgunaan model. OpenAI menyebut model ini sudah diuji terhadap kelemahan dan diperkuat menghadapi serangan dunia nyata.
"Safeguards memungkinkan model memberikan manfaat substansial untuk pekerjaan pertahanan yang sah, sambil membatasi penggunaan ofensif yang dilarang," tulis OpenAI dalam pengumuman resmi. Model ini lebih baik dalam membantu pengguna menemukan dan memperbaiki kerentanan dibandingkan menjalankan serangan menyeluruh.
Meski begitu, peluncuran GPT-5.6 tidak sepenuhnya bebas. Pemerintahan Trump membatasi ketersediaan model ini. OpenAI menyetujui untuk menahan rilis ke semua pengguna. Saat ini, GPT-5.6 hanya tersedia untuk kelompok kecil mitra tepercaya.
OpenAI secara terbuka menolak permintaan pemerintah untuk menahan model ini lebih lama. Dalam pernyataannya, OpenAI menegaskan bahwa proses akses pemerintah seperti ini tidak boleh menjadi kebijakan jangka panjang.
"Kami tidak percaya proses akses pemerintah semacam ini harus menjadi default jangka panjang. Ini menjauhkan alat terbaik dari pengguna, pengembang, perusahaan, pembela siber, dan mitra global yang membutuhkannya," demikian pernyataan OpenAI.
Langkah ini dianggap sebagai langkah jangka pendemi demi ketersediaan yang lebih luas dalam beberapa pekan ke depan. OpenAI akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan kerangka kerja Executive Order siber dan proses yang dapat diulang untuk rilis model di masa depan.
Pemerintahan Trump sendiri sedang menyusun proses benchmarking dan penilaian model AI baru sebelum peluncuran, berdasarkan perintah eksekutif 2 Juni. Sebelumnya, pemerintah juga memaksa Anthropic untuk menghapus akses ke Claude Fable 5 dan Mythos 5. Anthropic telah mengikuti proses review sukarela dan menambahkan pengamanan berdasarkan masukan pemerintah.
Saat ini, model GPT-5.6 tersedia melalui API dan Codex untuk mitra dan organisasi tepercaya OpenAI. Belum ada informasi harga resmi per varian. Terra disebut dua kali lebih murah dari GPT-5.5. Luna dipatok dengan harga terendah di jajaran produk OpenAI.
OpenAI berjanji model-model ini akan tersedia lebih luas di ChatGPT, Codex, dan API "segera". Belum ada konfirmasi ketersediaan untuk pengguna Indonesia.
Bagi pengembang dan perusahaan yang membutuhkan AI dengan kemampuan coding, biologi, atau keamanan siber tingkat lanjut, Sol menjadi pilihan paling kuat. Sementara Terra dan Luna lebih cocok untuk penggunaan harian dengan anggaran terbatas.