JAWA BARAT — Kementerian Perdagangan AS pekan lalu melarang Polestar menjual kendaraan di Amerika. Alasannya: kekhawatiran keamanan siber yang dibuat-buat. Padahal Polestar 3 dirakit di South Carolina dan Polestar 4 di Korea Selatan—keduanya menggunakan perangkat lunak buatan Google. Ironisnya, Volvo yang juga dimiliki Geely serta Mercedes yang punya investasi besar dari China tidak terkena larangan serupa.
Polestar 4, coupe listrik unik tanpa kaca belakang, kini dibanderol USD 31.400 setelah diskon. Harga itu langsung terlihat di situs resmi Polestar dan berlaku untuk semua varian, baik single motor maupun dual motor. Dengan harga ini, Polestar 4 hanya kalah murah dari Chevy Bolt EV (USD 27.000) dan Nissan Leaf (USD 30.000).
Polestar 3, SUV mewah andalan merek ini, juga mendapat diskon USD 23.000 hingga harga awalnya turun menjadi USD 44.500. Meski tidak semurah Polestar 4, SUV ini tetap menarik di segmen entry-level SUV listrik.
Aturan larangan penjualan baru mulai berlaku untuk model tahun 2027. Artinya, unit Polestar yang sudah dibeli sekarang tetap legal digunakan dan bisa diservis. Volvo dipastikan mampu menangani perawatan jangka panjang karena berbagi platform dengan Polestar.
Komentator di forum otomotif Glitter Guru menulis bahwa diskon ini diharapkan menekan harga Polestar 2 bekas. "Saat ini unit Performance Plus dengan jarak tempuh rendah sudah di bawah USD 30.000, bahkan mendekati USD 25.000. Jika turun lagi, bisa masuk insentif California sehingga harganya mendekati USD 20.000," tulisnya.
Keputusan mendadak ini membuat dealer Polestar yang sudah berinvestasi dalam stok dan lapangan kerja kebingungan. Banyak pihak menilai langkah ini bagian dari upaya pemerintahan AS yang anti-mobil listrik untuk menghambat manufaktur dalam negeri dan menyerahkan industri otomotif ke China.
Polestar menggunakan diskon besar untuk mengompensasi kekhawatiran konsumen terhadap ketidakpastian regulasi. Meski demikian, selama model tahun 2027 belum berlaku, mobil tetap bisa dikendarai dan perangkat lunak akan terus diperbarui karena penjualan global masih berjalan.
Bagi konsumen yang tidak keberatan dengan risiko beberapa tahun ke depan, diskon ini menjadi salah satu cara termurah untuk memiliki mobil listrik di Amerika. Pelanggan disarankan segera menghubungi dealer atau mengunjungi situs Polestar sebelum penawaran terbatas ini berakhir.