Kemenpar Gandeng KAI, Target 1,5 Juta Wisman Malaysia di 2026

Penulis: Luthfi Hakim  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:37:01 WIB
Kemenpar dan KAI bekerja sama dalam promosi wisata untuk target 1,5 juta wisman Malaysia tahun 2026.

JAWA BARAT — Kemenpar tak main-main dalam menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun depan. Lewat program promosi teranyar, mereka mengincar negeri jiran sebagai sasaran utama. Angkanya cukup ambisius: 1,5 juta kunjungan dari Malaysia sepanjang 2026.

KAI Jadi Ujung Tombak Promosi

Dalam misi penjualan bertajuk "Wonderful Indonesia Sales Mission 2026" yang digelar baru-baru ini, Kemenpar menggandeng KAI sebagai mitra strategis. BUMN perkeretaapian itu dianggap punya jaringan dan basis pelanggan yang luas, terutama di segmen wisatawan domestik dan regional.

"Kolaborasi ini penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia," ujar perwakilan Kemenpar dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id. Ia menambahkan, sinergi dengan KAI diharapkan bisa menjangkau lebih banyak calon wisatawan potensial.

Mengapa Malaysia Jadi Prioritas

Malaysia selama ini menjadi salah satu penyumbang wisman terbesar bagi Indonesia. Kedekatan geografis, kesamaan budaya, serta konektivitas penerbangan yang padat membuat pasar ini sangat potensial. Namun, persaingan dengan negara tetangga lain seperti Thailand dan Vietnam juga kian ketat.

Kemenpar pun tak hanya mengandalkan promosi umum. Mereka menyusun paket perjalanan khusus yang menggabungkan moda transportasi kereta api dengan destinasi unggulan Indonesia, seperti Yogyakarta, Bandung, dan Sumatra Barat. Strategi ini diyakini bisa menarik minat wisatawan Malaysia yang mencari pengalaman baru.

Target Besar di Tengah Tantangan

Meski optimistis, Kemenpar sadar target 1,5 juta kunjungan bukan perkara mudah. Pemulihan pariwisata pasca-pandemi masih berjalan, dan daya beli masyarakat global belum sepenuhnya pulih. Namun, dengan menggandeng mitra strategis seperti KAI, mereka berharap promosi bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

Ke depan, Kemenpar berencana memperluas kerja serupa dengan BUMN lain di sektor transportasi dan perhotelan. Tujuannya satu: mengembalikan kejayaan pariwisata Indonesia di kancah internasional.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top