BANDUNG — Industri fesyen lokal Jawa Barat kembali menunjukkan geliat positif. Salah satu brand asal Bandung, yang sebelumnya dikenal dengan nama Alea, resmi melakukan rebranding menjadi Alaiya. Transformasi ini tidak sekadar mengganti nama, melainkan memperluas fokus bisnis dari produsen hijab menjadi penyedia busana harian yang nyaman bagi perempuan.
Perubahan dari Alea menjadi Alaiya membawa makna filosofis "percaya diri". Menurut pemilik brand, Ratri Werdiningsih atau yang akrab disapa Ratri Wijaya, nama baru ini mencerminkan arah perusahaan yang ingin lebih dekat dengan kebutuhan perempuan masa kini.
"Kami ingin menghadirkan pakaian yang mudah dipadukan, fungsional, namun tetap elegan. Tujuannya meningkatkan rasa percaya diri penggunanya," ujar Ratri dalam keterangannya, pekan lalu.
Alaiya kini tidak hanya menjual hijab, tetapi juga berbagai koleksi daily wear. Busana tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas mulai dari bekerja, menghadiri acara, jalan-jalan bersama keluarga, hingga menjadi pilihan busana untuk self-reward.
Konsep yang diusung mengutamakan kenyamanan tanpa mengesampingkan gaya. Setiap potongan dirancang agar mudah dipadukan dengan item fesyen lain.
Di balik Alaiya, ada sosok Ratri Wijaya, desainer dan entrepreneur asal Bandung. Kecintaannya pada seni tumbuh sejak kecil melalui hobi menggambar. Ia kemudian menempuh pendidikan di Jurusan Desain Interior Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung.
Jiwa kewirausahaannya diwarisi dari keluarga yang bergerak sebagai distributor batik. Untuk memperdalam ilmu mode, Ratri juga belajar desain busana di ESMOD Jakarta. Perpaduan kreativitas dan bisnis ini mengantarkannya membangun beberapa brand, seperti Rumah Batik Wijaya, Kamaku, dan kini Alaiya.
Momentum rebranding ini dirayakan melalui keikutsertaan Alaiya dalam Bandung Shocking Sale Festival (BSSF) di Summarecon Mall Bandung. Ajang tersebut menjadi panggung bagi Alaiya untuk memperkenalkan wajah baru sekaligus koleksi terbarunya kepada masyarakat dan pecinta fesyen di Kota Bandung.
Ke depan, Ratri berencana melibatkan lebih banyak UMKM lokal dalam rantai produksi Alaiya. Langkah ini diharapkan bisa mendorong pelaku usaha kecil di Jawa Barat untuk naik kelas.