JAWA BARAT — Lionel Messi lahir di Rosario, Argentina, pada 24 Juni 1987. Artinya, megabintang Inter Miami itu sudah menginjak usia 39 tahun pada musim panas tahun ini. Namun, usianya yang tak lagi muda tak menghalanginya untuk tetap tampil ganas di level internasional.
Saat ini, Messi tengah berlaga di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara. Ia sudah mengoleksi delapan gol dari lima laga dan memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara. Argentina sendiri sudah memastikan tempat di perempat final dan berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada 2022.
Karier Messi dimulai di klub kota kelahirannya, Newell's Old Boys. Ia lalu pindah ke Barcelona pada usia 14 tahun setelah ayahnya meyakinkan direktur tim utama kala itu, Carles Rexach, untuk menuliskan kontrak di atas serbet. Keputusan itu menjadi titik balik dalam sejarah sepak bola.
Bersama Barcelona, Messi menghabiskan 21 tahun dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Ia mempersembahkan 10 gelar La Liga, 7 Copa del Rey, dan 4 trofi Liga Champions. Pada 2021, Messi hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) dan menambah tiga trofi sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Miami pada 2023.
Di klub MLS itu, Messi sudah mencetak 90 gol dan 51 assist dalam 104 pertandingan, serta membawa Miami meraih MLS Cup, Supporters' Shield, dan Leagues Cup.
Sepanjang kariernya, Messi telah mengoleksi 46 trofi—rekor terbanyak untuk seorang pemain. Ia juga memegang rekor Ballon d'Or dengan delapan penghargaan, termasuk empat kemenangan beruntun dari 2009 hingga 2012.
Di level tim nasional, Messi memenangkan Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America, dan satu Finalissima. Dalam lima tahun terakhir, ia mendominasi turnamen internasional bersama La Albiceleste. Kini, ia berpeluang menambah satu lagi trofi Piala Dunia jika Argentina mampu melewati babak perempat final.
Messi tampil di Piala Dunia keenam kalinya sejak debut pada 2006. Ia menjadi pemain dengan penampilan terbanyak di turnamen ini dan masih menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan.