Tanah Pasundan kaya akan kuliner tradisional yang mengandalkan bahan segar dan cara memasak sederhana. Dua di antaranya yang paling ikonik adalah Nasi Timbel dan Karedok.
Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dalam kuliner khas Sunda, berikut ulasan tentang keunikan kedua hidangan tradisional ini.
Nasi Timbel merujuk pada cara memasak dengan membungkus nasi panas menggunakan daun pisang. Panas nasi membuat aroma daun pisang meresap, menambah kenikmatan cita rasanya.
Nasi Timbel biasa disajikan bersama lauk tradisional seperti ayam, bebek, atau empal gepuk, dilengkapi tahu, tempe, sayur asem, lalapan, dan sambal.
Karedok terbuat dari sayuran segar mentah seperti kacang panjang, timun, tauge, terong bulat, kubis, dan kemangi yang disiram bumbu kacang gurih.
Berbeda dengan gado-gado yang menggunakan sayuran rebus, Karedok mempertahankan kesegaran sayuran mentah sehingga teksturnya lebih renyah.
Kedua hidangan ini mencerminkan filosofi masyarakat Sunda yang dekat dengan alam, memanfaatkan hasil bumi segar tanpa proses memasak yang rumit.
Kesederhanaan bahan justru menjadi kekuatan utama cita rasa masakan Sunda, yang tetap digemari lintas generasi hingga kini.
Baca juga informasi lainnya di portal berita Bumi Pasundan.