JAWA BARAT — Pertandingan Argentina vs Swiss akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak empat besar dan berhadapan dengan Inggris atau Norwegia di semifinal. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Lionel Scaloni setelah melalui jalur yang terbilang mulus menuju perempatfinal.
Argentina sejatinya diuntungkan oleh undian yang relatif ringan. Mereka hanya bertemu Aljazair, Austria, Yordania, Cape Verde, dan Mesir dalam perjalanan menuju perempatfinal. Namun, fakta di lapangan berkata lain.
Juara bertahan Piala Dunia 2022 itu nyaris tersingkir lebih awal setelah dibuat kerepotan oleh Cape Verde dan Mesir. Dua laga tersebut harus dimenangkan dengan susah payah, meninggalkan kesan bahwa Argentina belum tampil konsisten di turnamen ini.
Lionel Messi masih menjadi pusat permainan Argentina. Namun, ketergantungan yang begitu besar padanya justru dianggap sebagai kelemahan. Skuad Albiceleste kerap bermain ragu-ragu dan selalu mencari Messi di setiap momen, alih-alih bermain sebagai tim yang solid.
Di sisi lain, Kylian Mbappe terus membayangi Messi dalam perebutan Sepatu Emas. Penyerang Prancis itu dinilai sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia oleh sebagian kalangan. Messi harus membuktikan diri mampu membawa Argentina melewati hambatan Swiss untuk menjaga asanya menghadapi Prancis di final.
Swiss datang ke laga ini sebagai tim underdog tanpa beban. Skuad asuhan Murat Yakin dikenal disiplin dan tangguh dalam tekanan. Namun, mereka tidak memiliki bintang sekelas Messi atau kedalaman skuad seperti Argentina.
Meski tampil kurang meyakinkan, Argentina diyakini tidak akan membiarkan tren buruk berlarut-larut. Momentum kebangkitan biasanya datang pada momen kritis seperti ini. Swiss diprediksi akan memberikan perlawanan sengit, tetapi pada akhirnya harus mengakui keunggulan sang juara bertahan.
Prediksi skor akhir: Argentina menang 2-0 atas Swiss. Messi diprediksi menjadi aktor utama kemenangan ini sekaligus mengatur ulang pertemuan dengan Inggris atau Norwegia di semifinal.