Pemkot Cirebon Hidupkan Lagi Pasar Pagi: Kuliner, Oleh-Oleh, sampai Co-Working Space

Penulis: Jefri Siahaan  •  Rabu, 02 September 2026 | 19:47:01 WIB
Wali Kota Cirebon meninjau area Pasar Pagi (PGC) yang akan ditata kembali menjadi pusat kuliner dan oleh-oleh khas kota.

Cirebon, Kompas.com — Wali Kota Cirebon Effendi Edo memastikan Pasar Pagi (PGC) akan kembali bergairah. Kawasan legendaris itu disiapkan menjadi ruang baru bagi wisata kuliner dan oleh-oleh khas kota.

Lantai Dua Disulap Jadi Pusat Kuliner

“Beberapa penataan akan dilakukan di sini. Kita juga berharap masyarakat berkolaborasi untuk membangkitkan PGC,” katanya, Rabu (2/9/2026).

Salah satu inovasi yang disiapkan adalah mengubah lantai dua pasar menjadi pusat kuliner. Langkah ini sejalan dengan rencana revitalisasi Sungai Sukalila yang telah tuntas.

“Bukan hanya jajanan, tetapi juga akan ada pusat oleh-oleh,” lanjut Effendi.

Perumda Siapkan Co-Working Space

Perumda Pasar Berintan akan membangun co-working space di kawasan tersebut. Fasilitas ini dirancang sebagai titik kumpul masyarakat yang datang untuk berwisata kuliner.

Lahan Parkir Dikembalikan ke Fungsinya

Effendi menyoroti banyaknya lahan parkir yang beralih fungsi menjadi lokasi berjualan. Pedagang akan dipindahkan masuk ke dalam area pasar agar ruang parkir kembali digunakan sebagaimana mestinya.

“Saya akan maksimalkan dengan cara pedagang masuk ke dalam pasar. Ruang parkir digunakan untuk parkir, bukan berjualan,” ungkapnya.

Zona Kuliner Kering dan Basah Dipisah

Direktur Umum Perumda Pasar Berintan, Iyan Rahadian, menyatakan pihaknya juga menyiapkan skema agar PGC menjadi zona oleh-oleh.

“Kita tahu sendiri dahulu PGC sangat kuat oleh-oleh. Kami coba hidupkan kembali dengan memisahkan zona kuliner yang menggunakan kompor dan tidak,” jelasnya.

Iyan menambahkan, sejumlah investor telah menyatakan minatnya. Konsep pengelolaan baru ini diharapkan mampu mengembalikan denyut ekonomi kawasan yang sempat meredup itu.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: dialogindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top