BANJAR — Perum Bulog Kantor Cabang Ciamis memastikan kualitas dan kuantitas bantuan pangan beras yang disalurkan untuk warga Priangan Timur dalam kondisi baik. Sebelum didistribusikan, tim gabungan melakukan pemeriksaan di Gudang Bulog Linggajaya.
Pemimpin Perum Bulog Kancab Ciamis, Johan Wahyudi, menyebut pengecekan terpadu itu melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, kepolisian, kejaksaan, serta TNI. Langkah ini diambil agar beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang diterima masyarakat layak konsumsi dan jumlahnya sesuai ketentuan.
“Dalam pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan ini, kami telah melakukan uji pengecekan kualitas dan kuantitas secara terpadu bersama instansi dan dinas terkait untuk memastikan kualitas beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan kuantitasnya sesuai ketentuan,” ujar Johan, Kamis (3/9/2026).
Beras yang disalurkan merupakan CBP dengan kualitas medium. Proses distribusi dari gudang hingga titik pembagian di tingkat desa dan kelurahan digandengkan kepada PT Jasa Prima Logistik (JPL) sebagai mitra transporter, yang turut bertanggung jawab atas keamanan beras selama perjalanan.
Penyaluran bantuan pangan ini berlangsung serentak dan mencakup enam kabupaten/kota di area kerja Bulog Kancab Ciamis. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.
Total keseluruhan beras yang dialokasikan untuk kawasan Priangan Timur mencapai lebih dari 34 ribu ton. Namun, untuk Kota Banjar saja, angka penyaluran dirinci secara spesifik karena pendistribusian periode tiga bulan diberikan sekaligus dalam satu tahap penyerahan.
Setiap KPM di Kota Banjar menerima jatah 30 kilogram, yang merupakan gabungan dari bantuan 10 kilogram per bulan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran dijadwalkan serentak dan terukur di seluruh titik pembagian.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, menangani kerawanan pangan, serta menjaga stabilitas harga beras di tengah masyarakat. (CEP)