Pencarian

Pemprov Jabar Imbau 27 Daerah Perkuat Mitigasi Selama Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026 • 18:18:03 WIB
Pemprov Jabar Imbau 27 Daerah Perkuat Mitigasi Selama Ramadhan

Status siaga bencana di wilayah Jawa Barat dipastikan tetap diberlakukan sepanjang Ramadhan 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta seluruh 27 kabupaten dan kota terus melakukan langkah mitigasi serta penanganan kebencanaan secara optimal.

Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.580-BPBD/2024 yang telah ditetapkan sejak 8 Oktober 2024 dan berlaku hingga 31 Mei 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa status darurat masih berlaku setidaknya sampai April mendatang karena potensi bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi. Ia menegaskan bahwa kewaspadaan perlu terus dijaga selama periode tersebut.

Menurutnya, upaya mitigasi harus difokuskan pada wilayah-wilayah yang rawan terdampak, terutama di Majalengka dan Kuningan. Meski demikian, secara umum hampir seluruh daerah di Jawa Barat memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari tanah longsor, banjir, banjir bandang, hingga bencana lainnya.

Herman juga menyebutkan bahwa berdasarkan pembaruan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca relatif normal, kecuali di beberapa wilayah seperti Majalengka dan Kuningan yang masih berpotensi terdampak.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat karakteristik geografis Jawa Barat yang rawan bencana.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi pada periode 17–22 Februari 2026. Curah hujan tersebut diperkirakan dapat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Beberapa daerah yang diperkirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Bandung Barat, serta Cimahi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks