JAKARTA — Dua nama dari Kabupaten Garut memastikan Jawa Barat bercokol di puncak klasemen sementara O2SN 2026. Kalula Akira Althafunnisa, pelajar SMPN 2 Tarogong Kidul, merebut emas nomor 50 meter gaya bebas putri, sementara Edward Hamzi Mulabia dari SD IT Persis Tarogong menyumbang emas kedua dari cabang pencak silat.
Tambahan dua medali emas itu membuat total koleksi Jabar menjadi 8 emas, 2 perak, dan 6 perunggu dari gelaran yang berlangsung di Jakarta pada 17–23 Agustus 2026.
Perenang Muda Garut Ungguli Rival dalam Adu Kecepatan
Di lintasan akuatik, Kalula tampil dominan setelah mengungguli para pesaingnya dalam final nomor renang cepat tersebut. Kemenangan ini menjadi bukti nyata pembinaan atlet usia dini di daerah selatan Jawa Barat berjalan efektif.
Kontribusi Garut tidak berhenti di kolam renang. Edward, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, tampil perkasa di gelanggang pencak silat dan memastikan emas kedua bagi daerahnya. Satu perunggu tambahan dari atlet Garut lainnya makin memperkokoh posisi Jabar.
Pembinaan Intensif di Sekolah Jadi Kunci Prestasi
Keberhasilan dua atlet pelajar ini tidak lepas dari kedisiplinan dan latihan konsisten di lingkungan sekolah. Pihak kontingen menilai capaian tersebut merepresentasikan potensi besar yang dimiliki atlet-atlet muda Garut.
“Prestasi Kalula dan Edward membuktikan potensi besar atlet Garut. Ini hasil dari pembinaan intensif dan kedisiplinan yang konsisten di sekolah,” ujar perwakilan tim kontingen Jawa Barat di lokasi pertandingan.
Jabar Berpeluang Tambah Medali Sebelum Penutupan
O2SN 2026 mempertandingkan sejumlah cabang bergengsi, mulai dari atletik, renang, pencak silat, hingga panjat tebing. Dengan sisa jadwal yang masih berjalan hingga akhir pekan, kontingen Jabar masih berpeluang menambah pundi-pundi medali sebelum kompetisi resmi ditutup pada 23 Agustus.
Dominasi Jabar di ajang ini menegaskan posisinya sebagai salah satu simpul kekuatan olahraga pelajar nasional. Perolehan medali dari Garut menjadi sinyal positif bagi pembinaan usia dini di kabupaten-kabupaten lain di Jawa Barat.