Pencarian

Sekda Jabar Ikut Ngecrok Tutut di Waduk Darma Kuningan, Bupati Sebut Potensi Lokal Bisa Tembus Pasar Internasional

Senin, 31 Agustus 2026 • 23:12:32 WIB
Sekda Jabar Ikut Ngecrok Tutut di Waduk Darma Kuningan, Bupati Sebut Potensi Lokal Bisa Tembus Pasar Internasional
Ratusan peserta BUMDes Festival Jawa Barat 2026 menyedot daging tutut dalam kegiatan Ngecrok Tutut di Waduk Darma, Kuningan, Minggu (30/8).

KUNINGAN — Ratusan peserta BUMDes Festival Jawa Barat 2026 di kawasan Wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Minggu (30/8), kompak menyedot daging tutut langsung dari cangkangnya. Kegiatan bertajuk Ngecrok Tutut Sajagat Sajedingna itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, serta jajaran pejabat daerah.

Filosofi di Balik Kuliner Tutut

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memandang perhelatan ini lebih dari sekadar acara seremonial. Tutut, siput sawah yang selama ini sering dipandang sebelah mata, menurut dia adalah contoh nyata bagaimana potensi kecil bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikemas dengan strategi pemasaran yang tepat.

"Yang kecil, yang sederhana, yang unik ini akan menjadi istimewa," ujar Dian.

Dia menegaskan bahwa filosofi serupa berlaku bagi BUMDes. Potensi desa tidak harus berupa produk mewah; yang terpenting adalah kemampuan mengolah potensi, menciptakan nilai tambah, membangun pasar, dan memastikan manfaatnya kembali ke masyarakat.

"Jangan hanya punya produk tetapi tidak punya pasar. Jangan hanya bisa membangun tetapi tidak bisa menjalankan. Jangan hanya hidup dari pasar lokal, kalau bisa regional, nasional, bahkan internasional," tegasnya.

Sindiran untuk BUMDes yang Hanya Papan Nama

Dian juga menyoroti masih banyaknya BUMDes yang terbentuk secara administratif tanpa menghasilkan manfaat nyata. Menurutnya, kehadiran BUMDes harus berdampak langsung pada perekonomian desa, bukan sekadar memenuhi kewajiban formal.

"Jangan hanya sekadar ada, tapi menghasilkan. Banyak yang hanya papan nama, dibentuk karena keharusan, tetapi akhirnya dibentuk namun tidak berbentuk," katanya.

Protein Hewani dan Syarat Keamanan Pangan

Sekda Jabar Herman Suryatman menyoroti potensi tutut sebagai kekayaan pangan lokal yang memiliki nilai gizi, khususnya kandungan protein hewani. Namun, ia mengingatkan pengembangannya harus memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan pangan sesuai ketentuan sertifikasi instansi terkait.

Herman menilai kuliner lokal seperti tutut bisa dikembangkan lebih jauh—bukan hanya sebagai makanan, tetapi juga daya tarik atraksi pariwisata. Menurut dia, kekuatan destinasi wisata tidak melulu soal pemandangan alam; atraksi yang membuat wisatawan punya alasan untuk datang juga sama pentingnya.

Waduk Darma dan Tiga Unsur Pariwisata

Herman menilai Waduk Darma punya potensi besar menjadi destinasi wisata unggulan Jawa Barat. Pengembangannya, kata dia, harus memperhatikan tiga unsur utama: aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.

Akses menuju Kuningan dan Waduk Darma dinilai semakin terbuka. Sementara amenitas seperti homestay bisa dikembangkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan kunjungan wisatawan.

"Jangan sampai membuat banyak homestay tetapi tidak ada yang datang. Kalau banyak pengunjung, insyaallah homestay akan berkembang," ujar Herman.

Selain penginapan, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban kawasan. Potensi seni dan budaya Kuningan dinilai perlu lebih sering ditampilkan untuk memperkuat atraksi.

Herman juga mendorong penguatan kerja sama antara BUMDes, badan usaha milik daerah, pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga pemerintahan desa.

"Produk BUMDes bukan hanya mengadakan acara formalistik seperti ini. Yang paling penting adalah substantif, kelanjutannya seperti apa," tegasnya.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kuninganmass.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks