Mahkota Binokasih Tiba di Bogor, Momentum Langka Budaya Pajajaran

Penulis: Jefri Siahaan  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 16:54:11 WIB
Mahkota Binokasih Sanghyang Pake tiba di Bogor untuk memperingati budaya Kerajaan Pajajaran.

BOGOR — Rombongan dari Keraton Sumedang Larang membawa mahkota secara langsung, dijaga ketat oleh aparat Brimob sepanjang perjalanan. Penyambutan dilakukan di Gedung Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah Kota Bogor, menandai pentingnya momentum ini bagi pemerintah daerah.

Artefak Emas dengan Bobot 8 Kilogram

Mahkota Binokasih Sanghyang Pake terbuat dari emas murni 18,8 karat dengan bobot kurang lebih 8 kilogram. Artefak ini dulunya menjadi mahkota penguasa Kerajaan Pajajaran dan disimpan di Keraton Sumedang Larang sejak masa transisi kekuasaan berabad-abad lalu.

"Yang ditunggu-tunggu sudah sekian lama, Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, sebuah simbol Kerajaan Pajajaran yang dulu pernah dijadikan mahkota semua Raja Sunda Pajajaran," ujar Wali Kota Dedie A. Rachim saat penyambutan.

Bogor Dapat Kesempatan Eksklusif di Jabar

Menurut Dedie, kedatangan mahkota ke Bogor bukan kebetulan. Kota Bogor memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Pajajaran dan Keraton Sumedang Larang. Hubungan historis tersebut berkaitan dengan perpindahan pusat Kerajaan Pajajaran ke Sumedang pada masa lampau.

"Nah ini menjadi sebuah momentum yang cukup langka karena belum semua wilayah Jawa Barat disinggahi. Tetapi Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang," ungkap Dedie.

Warisan Kerajaan Pajajaran Masih Tersimpan di Sumedang

Perpindahan pusat kekuasaan dari Pajajaran ke Sumedang membawa dampak pada pengelolaan artefak bersejarah. Saat ini, sejumlah prasasti dan benda-benda bersejarah milik Kerajaan Pajajaran disimpan di Keraton Sumedang Larang sebagai bagian dari koleksi budaya Sunda.

Kehadiran Mahkota Binokasih di Bogor menjadi pengingat akan sejarah dan budaya Sunda yang perlu terus dilestarikan bagi generasi mendatang. Acara kirab budaya pada Jumat malam, 8 Mei 2026, akan membawa mahkota berkeliling Kota Bogor sebagai bagian dari perayaan Milangkala Tatar Sunda yang lebih luas.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: bogordaily.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top