Ulama Dorong Pemkot Bogor Tekan Angka Pengangguran demi Basmi Praktik Game Online Terlarang

Penulis: Mardian Syah  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:45:39 WIB
Ulama Bogor mendorong Pemkot tekan pengangguran untuk atasi praktik game online terlarang.

BOGOR — Maraknya praktik game online terlarang di Kota Bogor mendapat respons serius dari kalangan ulama. Mereka menilai akar masalahnya bukan sekadar pada pengawasan, melainkan pada kondisi sosial ekonomi warga yang memicu keterlibatan dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Kami mendorong Pemkot Bogor untuk serius menekan angka pengangguran. Selama warga tidak punya penghasilan tetap, praktik seperti ini akan terus tumbuh,” ujar salah satu tokoh ulama setempat dalam pertemuan dengan perwakilan dinas terkait, pekan lalu.

Mengapa Pengangguran Jadi Pemicu Utama?

Menurut para ulama, game online terlarang menawarkan iming-iming keuntungan instan yang sulit ditolak oleh mereka yang tidak memiliki pekerjaan. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi kehidupan sosial masyarakat Kota Bogor.

“Mereka yang menganggur lebih rentan tergiur iming-iming cepat kaya. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal perut kosong,” sambungnya.

Dorongan ke Pemkot: Bukan Sekadar Razia

Alih-alih hanya mengandalkan operasi razia, para ulama meminta Pemkot Bogor untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan kerja. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk jangka panjang dibandingkan pendekatan represif semata.

“Kami minta ada program konkret yang langsung menyentuh warga di tingkat kelurahan. Bukan hanya sosialisasi, tapi juga akses modal dan pelatihan,” tegasnya.

Apa Langkah Selanjutnya?

Pemkot Bogor sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait desakan ini. Namun, pertemuan antara unsur ulama dan dinas terkait disebut-sebut akan ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi lintas sektor pekan depan.

Para ulama berharap Pemkot Bogor tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan melalui penguatan ekonomi warga. “Kuncinya ada di lapangan kerja. Kalau itu beres, praktik game online terlarang akan berkurang dengan sendirinya,” pungkasnya.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top