BANDUNG — Lonjakan volume kendaraan terjadi di Kota Bandung sejak Jumat pagi, menandai dimulainya arus libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era pada 31 Mei 2026. Data dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung menunjukkan selisih 30.000 kendaraan antara yang masuk dan keluar, menciptakan tekanan lalu lintas di titik-titik strategis kota.
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengidentifikasi empat gerbang tol sebagai lokasi utama penumpukan kendaraan. "Titik-titik kepadatan arus lalu lintas yang ada di Kota Bandung ini, yang kita perlu antisipasi di gerbang tol keluar atau masuk ke Kota Bandung seperti di GT Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon," ujarnya di Bandung, Jumat.
Mayoritas wisatawan dari luar daerah, menurut Hudi, memilih jalur tol sebagai akses utama menuju Bandung. Polisi telah menempatkan personel di setiap gerbang untuk mengurai antrean kendaraan yang mengular sejak siang hari.
Kepadatan tidak hanya terjadi di gerbang tol. Hudi memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga Minggu (31/5), terutama di kawasan komersial dan destinasi wisata populer. "Untuk titik-titik lain, seperti pusat perbelanjaan, seperti mal-mal besar dan juga jalur-jalur yang menuju ke tempat wisata, seperti simpang lampu merah di Ledeng dan juga daerah Dago," jelasnya.
Kawasan Dago dan Ledeng dikenal sebagai gerbang menuju kawasan wisata Bandung Utara yang selalu ramai saat libur panjang. Polrestabes telah menyiagakan personel tambahan di persimpangan tersebut untuk mengatur arus dan mencegah kemacetan total.
Menghadapi situasi ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih cermat. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara," kata Hudi.
Pengendara disarankan menghindari puncak kepadatan dengan berangkat lebih pagi atau memilih jalur alternatif non-tol. Polisi juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika kelelahan dan selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian. Titik-titik rawan kemacetan akan terus dipantau melalui kamera CCTV dan patroli lapangan selama masa libur panjang.