JAWA BARAT — Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, hingga pangkalan untuk mendistribusikan tambahan tabung secara optimal. “Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG subsidi tetap tersedia dan mudah diakses,” ujar Roberth dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia mengimbau masyarakat agar hanya membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Pasalnya, stok di pangkalan dipastikan tersedia dengan harga sesuai ketentuan eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing. “Masyarakat juga diharapkan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” tambahnya.
Distribusi Dipantau Intensif Selama Libur
Selain menambah volume penyaluran, Pertamina Patra Niaga juga memperketat pengawasan distribusi. Perusahaan menyiagakan layanan distribusi selama masa libur dan melakukan monitoring secara intensif untuk memastikan energi bersubsidi benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan stok dan kelancaran pasokan energi nasional.
Dengan tambahan sembilan juta tabung ini, diharapkan tidak terjadi kelangkaan seperti yang kerap dikhawatirkan saat momen libur panjang. Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau penjualan di atas HET di pangkalan atau agen tidak resmi.