Danantara Bantah Isu Rombak Direksi PLN, RUPS Baru Digelar Juni 2026

Penulis: Khoirul Anwar  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 13:42:15 WIB
Dony Oskaria bantah isu perombakan direksi PLN sebelum RUPS Juni 2026.

JAWA BARAT — Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, secara tegas membantah kabar yang menyebut telah terjadi perombakan direksi di PT PLN (Persero). Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, PLN belum menggelar RUPS sebagai forum resmi untuk mengambil keputusan strategis perusahaan.

“Nggak, belum tahu (ada perombakan direksi). Itu hoaks kali. Kalau mau RUPS suka banyak hoaks,” ujar Dony kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin.

Jadwal RUPS PLN Masih Jauh

Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang menyebut Danantara dan BP BUMN telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) untuk merombak susunan pengurus PLN. Menurut Dony, rumor semacam ini kerap muncul ketika momen RUPS semakin dekat.

“Kok (disebut) udah RUPS. Orang (PLN) belum RUPS. Tanggal 15 (RUPS-nya),” tegas Dony. Ia memastikan RUPS PLN dijadwalkan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026. Artinya, masih ada waktu lebih dari satu tahun sebelum agenda pemegang saham tersebut digelar.

Isu Rombak Direksi Kerap Muncul Jelang RUPS

Fenomena beredarnya kabar perombakan direksi BUMN menjelang RUPS bukanlah hal baru. Sumber di lingkungan BUMN menyebutkan, spekulasi semacam ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan sesaat. Dengan pernyataan resmi dari Danantara, publik diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

PLN sendiri merupakan salah satu BUMN strategis yang mengelola kelistrikan nasional. Setiap perubahan di jajaran direksi perusahaan ini selalu menjadi perhatian publik dan pelaku pasar karena berdampak langsung pada kebijakan tarif listrik, proyek infrastruktur energi, hingga target bauran energi terbarukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada agenda resmi perubahan susunan direksi PLN. Seluruh proses pengambilan keputusan akan mengikuti mekanisme korporasi yang berlaku melalui RUPS yang telah dijadwalkan.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top