JAWA BARAT — Didit Prabowo tiba di rumah Jokowi sekitar pukul 11.00 WIB. Mengenakan kemeja putih dan celana biru dongker, ia turun dari mobil berpelat AB 1553 UH sambil membawa sejumlah buku. Setelah menyapa awak media dengan ucapan singkat "Hallo," ia langsung masuk ke ruang tamu.
Keduanya diketahui mengadakan pembicaraan secara tertutup. Tidak ada staf atau ajudan yang mendampingi selama pertemuan. Didit keluar dari rumah Jokowi pukul 11.40 WIB, terlihat bersalaman dan berpamitan sebelum masuk kembali ke kendaraannya.
Ketika dicegat wartawan, Didit enggan membeberkan isi pertemuan. Ia hanya menyebut kedatangannya ke Solo untuk mengikuti Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran bersama ibunya, Titiek Soeharto. "Mampir abis 1 Suro," ucap Didit singkat dari dalam mobil.
"Jadi mampir ke tempat Pak Jokowi," katanya sambil mengatupkan kedua tangan. Penjelasan itu tidak menjawab spekulasi mengenai agenda politik atau diplomasi di balik pertemuan dua tokoh yang memiliki hubungan keluarga dekat tersebut.
Jokowi yang mengantar Didit hingga gerbang rumah juga enggan memberikan keterangan. Sikap bungkam kedua pihak justru memicu beragam tafsir di kalangan pengamat politik. Pertemuan ini terjadi di tengah dinamika transisi kepemimpinan yang masih berlangsung, meski Prabowo Subianto telah resmi menjabat sebagai presiden.
Gedung Putih dan Istana Negara tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait agenda pertemuan tersebut. Tidak ada pejabat negara atau staf khusus yang dikonfirmasi hadir atau mengetahui substansi pembicaraan.
Didit Prabowo adalah putra tunggal Presiden Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto. Jokowi sendiri merupakan mertua dari Bobby Nasution, yang juga menantu Presiden ke-7 itu. Ikatan keluarga antara dua presiden ini kerap menjadi perhatian publik, terutama sejak Prabowo menggantikan Jokowi pada Oktober 2024.
Pertemuan tertutup semacam ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, Jokowi dan Prabowo beberapa kali bertemu di luar agenda kenegaraan, termasuk di kediaman pribadi di Solo dan Hambalang. Namun, pertemuan kali ini melibatkan generasi kedua, yang memunculkan spekulasi mengenai keberlanjutan hubungan politik antardua keluarga besar tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Istana maupun keluarga Jokowi mengenai agenda atau hasil pertemuan 40 menit itu.