JAWA BARAT — GEEKOM, produsen perangkat kompak asal Tiongkok, memperkenalkan laptop terbaru mereka yang menyasar segmen menengah. GeekBook M16 hadir dengan membawa spesifikasi yang cukup menarik di kelas harga di bawah 800 dolar AS.
Fitur paling menonjol dari GeekBook M16 ada di sektor daya. Baterai 99,9 Wh adalah kapasitas maksimal yang diizinkan untuk dibawa ke dalam pesawat. GEEKOM mengklaim laptop ini bisa bertahan hingga 24 jam untuk aktivitas Wi-Fi dan 20 jam untuk pemutaran video lokal.
Pengisian daya menggunakan adaptor GaN 100 Watt USB-C. Pabrikan menyebut pengisian selama 10 menit sudah cukup untuk pemakaian sekitar 3 jam.
Untuk menjaga suhu tetap stabil, GEEKOM membenamkan sistem pendingin IceBlade 3.0 dengan dual fan dan dual heat pipe. Klaimnya, tekanan udara meningkat 50% dan aliran udara total naik 28% dibanding pendahulu. Prosesor Core Ultra 9 185H juga dikabarkan bisa mempertahankan daya 55 Watt secara berkelanjutan berkat Dynamic Tuning Technology milik GEEKOM.
Secara fisik, GeekBook M16 tidak menyembunyikan sumber inspirasinya. Bodinya menggunakan aluminium aerospace-grade hasil CNC, dengan ketebalan hanya 16,8 mm dan bobot 1,73 kg. Webcam berada di tengah atas layar, sementara bezel tipis membuat tampilan lebih modern.
Namun, layar 16 inci dengan resolusi 1920 x 1200 ini masih menggunakan refresh rate 60 Hz. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan layar 90 Hz atau 120 Hz di laptop atau HP, perbedaan ini akan terasa saat scrolling atau bermain game ringan.
GeekBook M16 sudah bisa dipesan lewat toko resmi GEEKOM dengan harga $799. Pembeli bisa menggunakan kode diskon GKM16 untuk memotong $100 dari harga normal. Pengiriman dijadwalkan mulai akhir Juni 2025.
Harga tersebut belum termasuk bea masuk dan pajak jika dikirim ke Indonesia. Sebagai gambaran, $799 setara sekitar Rp 13,2 juta dengan kurs estimasi Rp 16.500 per dolar AS. Belum ada informasi mengenai distributor resmi di Indonesia.
GeekBook M16 cocok untuk pengguna yang membutuhkan laptop dengan daya tahan baterai lama dan performa prosesor tinggi untuk tugas komputasi umum, coding, atau pekerjaan kantoran. Dukungan Linux juga menjadi nilai tambah bagi developer.
Namun, jika prioritas utama Anda adalah layar mulus atau gaming dengan grafis berat, laptop lain dengan GPU diskrit dan layar high-refresh mungkin lebih sesuai. Harga $799 memang kompetitif, tapi tetap ada kompromi yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.