JAWA BARAT — Gedung Graha Merah Putih selama ini dikelola PT Telkom Landmark Tower (TLT), entitas usaha di lingkungan TelkomGroup. Kabar perpindahan fungsi gedung itu mencuat setelah beredar rencana BGN menempati bangunan yang masuk daftar aset Telkom tersebut.
Direktur Utama TLT Suratman menjelaskan, optimalisasi aset tengah berjalan di lingkup TelkomGroup. Tujuannya, meningkatkan produktivitas sekaligus nilai ekonomi dari properti yang dikelola perusahaan.
"Tentunya dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan seluruh ketentuan bisnis yang berlaku," kata Suratman kepada Katadata.co.id, Selasa (2/9).
Suratman menegaskan, optimalisasi aset ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja. Prosesnya dilakukan bertahap dan terukur agar tidak mengganggu operasional maupun layanan Telkom kepada pelanggan.
Dia juga menjamin kebijakan ini tidak berdampak pada hubungan kerja karyawan. Komitmen serupa diberikan kepada para penyewa gedung yang saat ini menempati bangunan-bangunan milik Telkom.
"Kami juga berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung kami," ucapnya.
Selain untuk BGN, Telkom membuka peluang kerja sama dengan pihak lain yang ingin memanfaatkan gedung di Jalan Gatot Subroto itu. Setiap proses pemanfaatan aset, menurut Suratman, bakal dijalankan secara tertib, transparan, dan mengikuti tata kelola perusahaan.
"Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," ujarnya.
Berdasarkan laporan keuangan hingga semester pertama 2026, Telkom membukukan total aset Rp 303,08 triliun. Angka ini naik 5,33% dibanding posisi Desember 2025 yang sebesar Rp 287,75 triliun.
Dari jumlah tersebut, aset lancar tercatat Rp 80,83 triliun dan aset tidak lancar Rp 222,15 triliun. Gedung Graha Merah Putih merupakan salah satu properti strategis di tengah tingginya nilai aset perusahaan pelat merah itu.
Sementara itu, Katadata.co.id telah meminta konfirmasi kepada Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari soal rencana penempatan kantor di gedung tersebut, termasuk skema kerja sama dengan Telkom dan sumber anggarannya. Hingga berita ini ditayangkan, Agustina belum memberikan tanggapan.