JAWA BARAT — Spanyol datang sebagai favorit kuat setelah tampil sempurna tanpa kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen. Namun, Belgia punya cerita berbeda. Lolos ke delapan besar dengan jalan terjal — dua kali imbang lawan Mesir dan Iran — justru membuat skuad asuhan Garcia semakin haus akan kejutan.
Kemenangan 4-1 atas AS Jadi Modal Mental
Garcia menunjuk kemenangan telak atas Amerika Serikat sebagai bukti bahwa timnya tidak gentar bermain di bawah tekanan. Laga tersebut digelar di stadion yang hampir seluruhnya mendukung tuan rumah.
"Kami baru saja mengalahkan Amerika Serikat di stadion yang hampir seluruh penontonnya mendukung lawan. Jadi saya rasa situasi besok tidak akan lebih sulit daripada itu," ujar Garcia dalam konferensi pers jelang laga.
Catatan Gol Belgia: 13 Gol, Hanya Kalah dari Prancis dan Argentina
Hingga babak perempat final, lini serang Belgia termasuk yang paling produktif. Mereka telah mengoleksi 13 gol, hanya kalah dari Prancis dan Argentina. Jumlah tembakan mereka juga masuk jajaran teratas turnamen.
Statistik ini menjadi senjata utama Belgia untuk membongkar pertahanan Spanyol yang belum tersentuh gol lawan. Garcia menegaskan timnya tidak akan bermain defensif.
"Semua Orang Bicara Seolah Kami Pulang Besok"
Garcia mengakui Spanyol lebih diunggulkan, tetapi ia menolak anggapan bahwa timnya sudah kalah sebelum bertanding. Ia justru menggunakan persepsi publik sebagai pemantik semangat.
"Semua orang sudah berbicara seolah-olah kami akan pulang besok. Namun kami percaya kami bisa melakukannya (mengalahkan Spanyol). Kami yakin bisa mewujudkannya, dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos ke semifinal," tegas pelatih asal Prancis itu.
Kunci Laga: Disiplin vs Kreativitas
Belgia harus menemukan celah di lini belakang Spanyol yang disiplin. Sebaliknya, Spanyol wajib mewaspadai serangan balik cepat Belgia yang sudah terbukti efektif di laga-laga sebelumnya.
Garcia menutup pernyataannya dengan pesan jelas: "Meskipun kami bukan tim yang diunggulkan besok, kami akan melakukan segalanya untuk menyulitkan mereka dan memberikan perlawanan sebaik mungkin."