BANDUNG — Jagat maya dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan sekelebat cahaya terang melintas di atas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), Jakarta Timur, pada akhir pekan lalu. Potongan video yang tersebar luas di berbagai platform digital menunjukkan objek putih melesat cepat dari arah selatan menuju utara, tepat di atas jalur tol yang mengarah ke kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Analisis BRIN: Bukan UFO, Melainkan Batuan Antariksa
Menanggapi kegaduhan di media sosial, Profesor Astronomi BRIN Thomas Djamaluddin memberikan penjelasan ilmiah. Ia menegaskan bahwa kilatan cahaya tersebut bukanlah benda asing atau fenomena anomali, melainkan batuan luar angkasa yang memasuki atmosfer Bumi.
“Itu kejadian kemarin malam yang juga teramati di Tol Bekasi,” ujar Thomas saat dihubungi wartawan, Minggu (12/7).
Kenapa Tampak Seperti Titik Putih Kecil?
Menurut Thomas, objek luar angkasa tersebut bergerak di elevasi yang sangat tinggi. Posisi inilah yang membuatnya tampak mini dan hanya memancarkan rona putih dari kejauhan. Kecepatan lintasnya yang tinggi juga menyebabkan objek hanya terlihat dalam hitungan detik sebelum akhirnya menghilang.
“Pergerakannya dari selatan ke utara, dan karena posisinya sangat tinggi, wajar jika tampak kecil,” jelas Thomas menambahkan.
Fenomena Serupa Terekam di Bekasi
Fenomena yang sama juga berhasil tertangkap kamera pengendara di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Kejadian berlangsung pada Sabtu malam pukul 21.22 WIB. Para saksi di lokasi melaporkan melihat kilatan cahaya yang melintas cepat di langit, nyaris mirip dengan apa yang terlihat di JORR Jakarta Timur.
BRIN mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada spekulasi liar yang beredar di media sosial. Lembaga riset tersebut memastikan bahwa fenomena batuan antariksa memasuki atmosfer adalah kejadian alamiah yang rutin terjadi, meski tidak selalu terlihat jelas dari permukaan Bumi.
Apa yang Terjadi Setelah Batuan Luar Angkasa Melintas?
Thomas menjelaskan bahwa batuan luar angkasa yang memasuki atmosfer biasanya akan habis terbakar akibat gesekan dengan udara. Dalam beberapa kasus, sisa batuan yang tidak habis terbakar bisa jatuh ke permukaan Bumi sebagai meteorit, meskipun untuk kejadian kali ini belum ada laporan mengenai temuan benda jatuh.
Hingga berita ini diturunkan, BRIN belum menerima laporan lebih lanjut terkait dampak atau sisa material dari fenomena tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.