Pencarian

Patroli Gabungan Satpol PP dan Polresta Bogor Sisir 5 Titik Rawan Gangguan Trantibum, Petugas Tak Temukan Pelanggaran

Kamis, 23 Juli 2026 • 15:07:35 WIB
Patroli Gabungan Satpol PP dan Polresta Bogor Sisir 5 Titik Rawan Gangguan Trantibum, Petugas Tak Temukan Pelanggaran
Petugas patroli gabungan Satpol PP dan Polresta Bogor Kota menyisir kawasan Pakuan, Rabu (22/7/2026) malam.

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial (Dinsos), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di sejumlah titik di Kota Bogor, Rabu (22/7/2026) malam.

Lima Titik Disisir, dari Pakuan hingga Alun-alun

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas) Satpol PP Kota Bogor Andry Sinar Wahyudianto mengatakan, patroli dilakukan secara terpadu sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Kegiatan malam ini merupakan patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial, dan Bakesbangpol. Kami menyisir beberapa titik di wilayah Kota Bogor untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Andry, Kamis (23/7/2026).

Dalam patroli tersebut, petugas menyisir lima lokasi yang sebelumnya disinyalir menjadi titik berkumpul sejumlah individu, yakni kawasan Pakuan, perbatasan Ciawi, Terminal Baranangsiang, Jalan Sambu, serta kawasan Pasar Kebon Kembang atau sekitar Alun-alun Kota Bogor.

Hasil Pemantauan: Nihil Pelanggaran

Berdasarkan hasil pemantauan di seluruh lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.

“Patroli ini merupakan upaya pencegahan. Dari hasil pemantauan di lima lokasi tersebut, tidak ditemukan pelanggaran trantibum,” jelasnya.

Pendekatan Humanis untuk Persoalan Sosial

Andry menegaskan, apabila di kemudian hari ditemukan indikasi persoalan sosial di lapangan, Pemkot Bogor akan mengedepankan pendekatan yang humanis melalui pembinaan dan pendampingan, bukan semata-mata penegakan hukum.

“Penanganannya tidak semata-mata bersifat penegakan, tetapi juga mengedepankan pembinaan. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan asesmen, konseling, maupun pendampingan sesuai kebutuhan,” katanya.

Warga Diminta Aktif Jaga Ketertiban Lingkungan

Pemkot Bogor mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan dengan memperkuat fungsi keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta melaporkan setiap potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban kepada instansi yang berwenang.

Bagikan
Sumber: aktualita.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks