Pencarian

Kebakaran Lahan HGU PT Condong Garut di Cikelet Hanguskan 15 Hektare Kebun Sawit, Polisi Selidiki Sumber Api

Jumat, 24 Juli 2026 • 18:08:31 WIB
Kebakaran Lahan HGU PT Condong Garut di Cikelet Hanguskan 15 Hektare Kebun Sawit, Polisi Selidiki Sumber Api
Kobaran api melalap sekitar 15 hektare kebun sawit milik PT Condong Garut di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Kamis siang.

GARUT — Kepulan asap hitam membumbung tinggi di atas perkebunan sawit PT Condong Garut, Afdeling Gataga, Blok Cicalung Datar Kolasi, Kamis siang. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat cepat dan menghanguskan sekitar 15 hektare tanaman sawit milik perusahaan. Petugas dari Polsek Cikelet, Damkar Kabupaten Garut, Babinsa, dan karyawan perusahaan dikerahkan untuk memadamkan api.

Api Muncul Tiba-tiba, Petugas Kerahkan 5 Mobil Damkar

Kapolsek Cikelet Iptu Aktas Komalsyah mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.00 WIB dari pihak perusahaan. Setelah itu, personel Polsek langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam milik Damkar Garut dan dua unit mobil pemadam milik PT Condong Garut diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan puluhan karyawan perusahaan dan warga sekitar yang ikut memadamkan api secara manual untuk mencegah perambatan ke area perkebunan lain.

Saksi: Api Diduga Menyala dari Arah Tak Diketahui

Kepala Bagian Afdeling Gataga, Ridwan, dan Humas PT Condong Garut, UU, yang menjadi saksi di lokasi menyebut api muncul secara tiba-tiba dari arah yang belum diketahui. Dalam hitungan menit, kobaran api menyebar cepat dan membakar areal perkebunan sawit perusahaan.

Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Pihak perusahaan masih mendata besaran kerugian material akibat kebakaran tersebut.

Polisi Imbau Warga Tak Bakar Lahan di Musim Kemarau

Iptu Aktas menegaskan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, sumber api belum dapat dipastikan. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau karena kondisi cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran lahan.

“Dugaan sementara sumber api masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, karena kondisi cuaca yang kering sangat berpotensi menyebabkan api cepat menyebar,” ujar Aktas kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Bagikan
Sumber: gosipgarut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks