Pencarian

Bulog Cianjur Serap Gabah Petani 130 Persen dari Target, Stok Beras 30.778 Ton Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:20:34 WIB
Bulog Cianjur Serap Gabah Petani 130 Persen dari Target, Stok Beras 30.778 Ton Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun
Bulog Cianjur menyerap 74 ribu ton gabah kering giling dari petani, melampaui target awal sebesar 33.722 ton.

CIANJUR — Perum Bulog Kabupaten Cianjur memastikan penyerapan Gabah Kering Giling (GKG) dari petani di tiga wilayah terus dilakukan meski realisasi sudah melampaui target yang ditetapkan. Hingga pertengahan Juli 2026, volume gabah yang terserap mencapai 74 ribu ton atau 130 persen dari target awal sebesar 33.722 ton. Kelebihan serapan ini membuat cadangan beras di gudang Bulog mencapai 30.778 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan.

Harga Beli Petani Tetap Rp6.500 per Kilogram

Kepala Perum Bulog Cianjur Muhammad Azwar Fuad menegaskan, pihaknya tetap menyerap gabah petani dengan harga yang sudah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kilogram. Harga yang stabil ini, kata dia, diharapkan mendorong petani di tiga wilayah untuk tetap berproduksi tanpa khawatir soal pemasaran hasil panen.

"Penyerapan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas stok dan ketahanan pangan di tiga wilayah Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi, di mana hingga Juli 2026 serapan gabah masih cukup tinggi," ujar Azwar Fuad di Cianjur, Senin.

Tiga Wilayah Penyangga Stok Beras

Penyerapan GKG ini mencakup tiga wilayah kerja Bulog Cianjur, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi. Dari total serapan yang sudah melampaui target, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog tercatat 30.778 ton. Jumlah ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026, bahkan lebih karena proses penyerapan terus berjalan.

Antisipasi Musim Kemarau: Stok Diperkuat, Bansos Digelontorkan

Menghadapi musim kemarau panjang, Bulog Cianjur menyiapkan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga. Langkah tersebut meliputi penguatan stok beras hingga optimalisasi pendistribusian beras bantuan pemerintah.

Azwar Fuad menyebut, program bantuan pangan nasional bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tiga wilayah mencapai 400 ribu orang. Bantuan pangan ini disalurkan selama tiga bulan ke depan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah potensi kenaikan harga.

"Untuk menjaga stok aman dan harga terjamin, kami jalankan program bantuan pangan nasional bagi KPM yang mencapai 400 ribu orang di tiga wilayah, di mana bantuan pangan disalurkan selama tiga bulan," pungkasnya.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks