Pencarian

IHSG Menguat 0,39% ke Level 6.259, Saham Indika Energy Pimpin Kenaikan Sektor Energi

Rabu, 05 Agustus 2026 • 10:52:01 WIB
IHSG Menguat 0,39% ke Level 6.259, Saham Indika Energy Pimpin Kenaikan Sektor Energi
IHSG menguat 0,39 persen ke level 6.259 pada awal sesi perdagangan, dengan Indika Energy memimpin penguatan saham sektor energi.

JAWA BARAT — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks dibuka di level 6.254,78 dan sempat menyentuh level terendah harian di 6.241,41. Hingga pukul 09.19 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau, mengindikasikan sentimen pasar yang positif pada awal sesi perdagangan. Level penutupan sebelumnya berada di posisi 6.234,50.

Sejalan dengan penguatan indeks utama, indeks sektoral IDX Energy tercatat naik 6,07 poin atau 0,21 persen ke level 2.952,91. Kinerja ini menunjukkan minat investor terhadap saham-saham berbasis komoditas masih tetap terjaga di tengah fluktuasi harga batu bara global.

Daftar Saham Energi yang Menguat pada Sesi Pagi

Dari pantauan BEI, terdapat delapan saham energi yang mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan pagi ini. Berikut rinciannya:

  • Indika Energy naik 2,14 persen ke level 2.390
  • ABM Investama menguat 1,18 persen ke level 2.570
  • Bukit Asam naik 0,86 persen ke level 2.340
  • Alamtri Resources Indonesia menguat 0,81 persen ke level 2.490
  • Golden Energy Mines naik 0,77 persen ke level 6.550
  • Baramulti Suksessarana menguat 0,46 persen ke level 4.330
  • Petrosea naik 0,44 persen ke level 4.590
  • Indo Tambangraya Megah menguat tipis 0,10 persen ke level 24.650

Saham Transcoal Pacific Pimpin Pelemahan Sektor Energi

Di sisi lain, pergerakan saham energi tercatat variatif. Tekanan jual terlihat pada saham Transcoal Pacific yang terkoreksi cukup dalam hingga 3,85 persen ke level 4.240. Disusul Super Energy yang melemah 1,81 persen ke level 2.710, serta Paragon Karya Perkasa yang turun 1,27 persen ke level 3.900.

Saham Raharja Energi Cepu juga tercatat melemah 1,19 persen ke level 4.990. Sementara itu, tiga emiten besar seperti Bayan Resources, Adaro Andalan Indonesia, dan Prima Andalan Mandiri diperdagangkan stagnan atau tidak berubah dibandingkan posisi sebelumnya.

Perbedaan arah pergerakan antar saham ini menunjukkan bahwa meskipun indeks sektor kompak menguat, kinerja individual emiten masih sangat dipengaruhi oleh sentimen spesifik dan aktivitas perdagangan masing-masing saham. Investor tetap perlu mencermati fundamental emiten di tengah momentum penguatan IHSG hari ini.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: listrikindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks