BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan Alun-Alun Bandung akan menjadi pusat perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Kawasan tersebut dipastikan terbuka untuk masyarakat setelah sebelumnya sempat ditutup, dan akan dipadukan dengan beragam kegiatan hiburan.
“Setelah upacara 17-an kita akan pesta rakyat 17-an di alun-alun. Alun-alun akan dibuka pada tanggal 17 Agustus. Kita akan pesta 17-an di sana,” ujarnya di Bandung, Rabu.
Lomba Makan Kerupuk dan Balap Karung Jadi Andalan
Kegiatan yang disiapkan Pemkot Bandung mengusung konsep santai dan menghibur. Sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan, seperti lomba makan kerupuk dan balap karung, menjadi bagian dari rangkaian acara yang dapat diikuti seluruh warga.
“Pesta rakyatlah, balap kerupuk, lomba makan kerupuk. Pokoknya pesta rakyat, semuanya seseruan di sana,” kata Farhan.
Wali Kota menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah ajang kompetisi yang serius. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang kebersamaan dan kegembiraan bagi warga Bandung dalam merayakan Hari Kemerdekaan.
Tanpa Pendaftaran Awal, Warga Langsung Ikut di Lokasi
Bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam perlombaan, tidak perlu melakukan pendaftaran jauh-jauh hari. Farhan memastikan mekanisme pendaftaran dilakukan langsung di lokasi kegiatan pada hari-H.
“Aturan khusus mah yang paling penting enggak boleh makan, enggak boleh ngerokok. Bermain-main mah boleh. Jaga kebersihan,” tegasnya.
Aturan Baru di Alun-Alun: Dilarang Makan dan Merokok
Meski dibuka untuk umum, Pemkot Bandung memberlakukan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi masyarakat selama beraktivitas di kawasan Alun-Alun. Aturan utama yang ditekankan adalah larangan makan dan merokok di area tertentu, serta kewajiban menjaga kebersihan lingkungan.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban bersama selama perayaan berlangsung. Farhan berharap warga dapat mematuhi ketentuan tersebut agar suasana pesta rakyat tetap kondusif.