Pencarian

Toyota Kuasai 75 Persen Pasar Mobil Hybrid Vietnam, Penjualan Juli Anjlok 30 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 07:09:01 WIB
Toyota Kuasai 75 Persen Pasar Mobil Hybrid Vietnam, Penjualan Juli Anjlok 30 Persen
Toyota catat penjualan 1.233 unit kendaraan hybrid pada Juli 2026, kuasai lebih dari 75 persen pasar Vietnam.

JAWA BARAT — Asosiasi Produsen Otomotif Vietnam (VAMA) mencatat total penjualan kendaraan hybrid dari anggota asosiasi mencapai 1.636 unit pada Juli 2026. Angka ini menyusut 711 unit dibandingkan Juni 2026, sekaligus menjadi level terendah dalam lima bulan terakhir.

Perlambatan ini terjadi di tengah gencarnya promosi dan pemangkasan harga yang dilakukan sejumlah pabrikan. Bahkan KIA dan beberapa merek asal China baru saja meluncurkan model hybrid baru untuk menarik minat pasar.

Dominasi Toyota Tak Tergoyahkan

Toyota masih menjadi pemain utama dengan penjualan 1.233 unit sepanjang Juli 2026. Meski turun hampir 35 persen dibandingkan bulan sebelumnya, angka tersebut cukup untuk mengamankan posisi Toyota sebagai penguasa pasar hybrid dengan kontrol lebih dari 75 persen.

Tiga model terlaris di daftar penjualan hybrid Vietnam semuanya berasal dari Toyota: Corolla Cross HEV, Innova Cross HEV, dan Yaris Cross HEV. Ketiganya konsisten mengisi posisi teratas dalam daftar model terlaris nasional.

Honda dan Suzuki: Dua Kutub Berbeda

Honda menjual 281 unit pada Juli 2026, turun 24,9 persen dari bulan sebelumnya. Model CR-V e:HEV RS tetap menjadi tulang punggung penjualan dengan kontribusi lebih dari 200 unit yang dikirim ke pelanggan.

Suzuki justru mencatat pertumbuhan positif. Pabrikan asal Jepang ini menjual 122 unit, naik 35,3 persen berkat permintaan terhadap model XL7 Hybrid. Suzuki tidak merilis angka penjualan terpisah untuk Fronx Hybrid.

Data VAMA Belum Menangkap Pasar Secara Utuh

Perlu dicatat, data VAMA tidak mencakup penjualan versi hybrid dari model KIA seperti Carnival HEV, Sportage HEV, dan Sorento HEV. Penjualan hybrid dari Hyundai, Mercedes-Benz, dan merek China seperti BYD, Jaecoo, serta Omoda juga tidak masuk dalam catatan asosiasi.

Sebagian besar model hybrid yang beredar di Vietnam merupakan unit impor dari negara-negara kawasan. Keterbatasan pasokan disebut menjadi salah satu faktor yang menghambat penjualan di tengah permintaan yang terus meningkat.

Tren Konsumen: Keandalan Lebih Penting daripada Harga

Meski pasar sempat melambat, minat konsumen Vietnam terhadap kendaraan hybrid tidak berubah. Mayoritas pembeli masih menempatkan keandalan dan daya tahan sebagai prioritas utama, yang menjelaskan mengapa merek Jepang—khususnya Toyota—tetap menjadi pilihan dominan.

Secara kumulatif, penjualan hybrid selama tujuh bulan pertama 2026 mencapai 12.501 unit. Jumlah ini melonjak 43,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menegaskan bahwa perlambatan bulan Juli hanyalah koreksi sementara setelah lonjakan kuat di Juni.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks