SUMEDANG — Kelompok usaha rumahan yang beranggotakan ibu-ibu di Desa Cibubuan ini mengolah berbagai camilan seperti emping melinjo, opak ketan bakar, raginang, hingga kolontong. Berkat dukungan peralatan dari BRI Peduli, proses produksi tidak lagi terhambat saat musim hujan tiba.
Bantuan Alat Pengering untuk Mengatasi Ketergantungan Cuaca
Ketua Kelompok Usaha Harapan Bersama, Sri Dolar Damayanti, mengungkapkan bahwa sebelum menerima program tersebut, produksi kerap terhenti ketika cuaca mendung. "Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar, terutama saat musim-musim tertentu seperti Hari Raya dan Tahun Baru," ujarnya.
Ia menambahkan, risiko gagal produksi juga meningkat drastis saat musim hujan karena keterbatasan alat pengering. Kondisi ini membuat kelompok tidak mampu memenuhi target pesanan yang datang dari berbagai pelanggan tetap.
Dampak Program AURA terhadap Peningkatan Pesanan
Setelah mengikuti Program AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve) dari BRI Peduli, sistem penyimpanan produk di kelompok ini menjadi lebih tertata dan higienis. Proses pengeringan pun tidak lagi bergantung pada panas matahari, sehingga aktivitas produksi dapat berjalan lebih lancar setiap hari.
"Dampaknya, beberapa pelanggan rutin, seperti toko dan distributor, mulai menambah jumlah pesanannya," imbuh Sri. Peningkatan efisiensi ini secara langsung mendorong perputaran ekonomi anggota kelompok yang mayoritas merupakan warga sekitar desa.
Peran BRI Peduli dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa kisah Kelompok Usaha Harapan Bersama menjadi bukti nyata penguatan peran perempuan sebagai penggerak ekonomi di daerah. "Kami berharap program ini dapat terus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat," kata Dhanny dalam keterangan terpisah.
Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA BRI Peduli telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, serta penguatan kapasitas kewirausahaan bagi pelaku UMKM.
Harapan Kelompok Usaha untuk Keberlanjutan Usaha
Kelompok Usaha Harapan Bersama yang resmi terbentuk pada 2019 ini berawal dari berkembangnya HJ. NONOH Snack yang memproduksi camilan sejak 2014. Resep yang diwariskan secara turun-temurun menjadi modal utama mereka dalam menjaga cita rasa autentik produk.
Sri berharap dukungan bagi pelaku UMKM di pedesaan terus berlanjut, terutama dalam hal pembinaan dan akses layanan keuangan. "Kami bersyukur telah menjadi mitra dan nasabah BRI selama ini karena mendapatkan fasilitas permodalan dan pembinaan. Semoga kami dapat terus tumbuh dan berkembang bersama BRI," tutupnya.