Pencarian

Hari Indonesia Menabung 2026 di Medan: 3.500 Rekening Pelajar Baru dan Target Inklusi Keuangan 90 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 • 17:56:36 WIB
Hari Indonesia Menabung 2026 di Medan: 3.500 Rekening Pelajar Baru dan Target Inklusi Keuangan 90 Persen
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menghadiri peringatan Hari Indonesia Menabung 2026 di Medan, Sumatera Utara.

JAWA BARAT — Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa membiasakan anak menabung tidak perlu menunggu nominal besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan rutin justru melatih kedisiplinan dan tanggung jawab mengelola uang sejak dini. Pernyataan ini disampaikan di hadapan ratusan pelajar binaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 yang berlokasi di Medan.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dipaparkan dalam acara tersebut menunjukkan indeks literasi keuangan nasional baru mencapai 66,46 persen. Angka ini masih timpang dengan indeks inklusi keuangan yang sudah menyentuh 80,51 persen. Artinya, masyarakat semakin mudah mengakses produk keuangan, tapi pemahaman tentang risiko dan pengelolaannya belum merata.

Mengapa Literasi Keuangan Jadi Perhatian Serius Pemprov Sumut

Kesenjangan antara akses dan pemahaman inilah yang membuat Wakil Gubernur Surya mengingatkan bahaya laten penipuan berkedok investasi dan pinjaman ilegal. Menurutnya, semakin mudah orang membuka rekening atau mengakses layanan keuangan digital, semakin besar pula peluang mereka terjebak skema yang merugikan jika tidak dibekali literasi yang memadai.

Bank Sumut merespons tantangan ini dengan menggencarkan edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Hingga Agustus 2026, bank milik pemerintah daerah itu telah menggelar 155 kegiatan edukasi keuangan di 143 sekolah di seluruh Sumatera Utara.

Materi Edukasi yang Disiapkan untuk Pelajar

Direktur Utama Bank Sumut, Heru Merdiansyah, menyebut program edukasi tidak berhenti pada pengenalan produk Simpanan Pelajar (Simpel). Ke depan, materi akan diperluas ke layanan perbankan digital, transaksi QRIS, dan aspek keamanan bertransaksi online. Ini penting mengingat anak-anak kini tumbuh di lingkungan serba digital.

Kepala OJK Provinsi Sumut, Triyoga Laksito, menambahkan bahwa target inklusi keuangan nasional sebesar 90 persen sudah di depan mata. OJK terus memfasilitasi pembukaan rekening pelajar melalui Gerakan Nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menggandeng sekolah-sekolah di berbagai daerah.

Kisah Inspiratif dari Belawan: Berjualan Ikan Demi Sekolah

Di tengah hiruk-pikuk acara, ada satu nama yang mencuri perhatian: Muhammad Rizky Pratama, siswa asal Belawan. Bocah ini mendapat undangan khusus dari Presiden RI untuk menghadiri HUT Ke-81 RI di Jakarta pada 17 Agustus 2026 lalu. Apresiasi diberikan atas kegigihannya berjualan ikan untuk membiayai hidup dan pendidikannya sendiri.

Kepala Sekolah SMP Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Maragoti, menjelaskan bahwa sekolahnya saat ini membina 434 murid jenjang SD dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu. Lembaga ini dirancang khusus menjangkau anak-anak rentan yang terancam putus sekolah, memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan layak tanpa terbebani biaya.

Bagi orang tua yang tengah merencanakan liburan keluarga ke Medan, kisah dan program ini bisa menjadi bahan obrolan menarik bersama anak. Mengajak buah hati membuka rekening tabungan pelajar di Bank Sumut bisa menjadi aktivitas sederhana namun bermakna di sela-sela wisata kuliner atau kunjungan ke kawasan bersejarah kota.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: galasibot.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks