Pencarian

Pilkades PAW Lembang Leles Garut: Supriatna Usung Kepemimpinan Berbasis Manfaat, 165 Pemilih Tentukan Arah Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 • 18:23:01 WIB
Pilkades PAW Lembang Leles Garut: Supriatna Usung Kepemimpinan Berbasis Manfaat, 165 Pemilih Tentukan Arah Desa
Warga menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara Pilkades PAW di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Senin (31/8/2026).

GARUT — Kontestasi Pilkades PAW di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut memasuki babak penentuan. Tiga calon kepala desa, yakni nomor urut 01 Ocim, nomor urut 02 Supriatna, dan nomor urut 03 Jalaludin, akan bertarung memperebutkan mandat warga untuk memimpin sisa periode pemerintahan desa setempat.

Pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, menjadi momen krusial bagi masa depan desa. Pasalnya, dengan hanya 165 pemilik hak pilih, setiap suara memiliki arti strategis dan tidak ada ruang bagi kandidat untuk mengabaikan aspirasi warga.

Supriatna Tawarkan Visi Pembangunan Desa Berkelanjutan

Di tengah persaingan ketat, Supriatna, seorang sarjana pendidikan, hadir dengan gagasan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan. Ia menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai aturan yang ditetapkan panitia.

Bagi Supriatna, Pilkades PAW bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan. Ia memandang momen ini sebagai kesempatan emas untuk menentukan arah pembangunan Desa Lembang, meskipun masa jabatan yang tersisa relatif singkat.

"Jabatan adalah sementara, tetapi jejak kepemimpinan akan tinggal lebih lama daripada masa jabatan," ujarnya. Ia meyakini periode sekitar satu tahun tetap cukup untuk menghadirkan perubahan nyata jika pemerintah desa bekerja dengan arah yang jelas dan terukur.

Konsep "Memimpin dengan Hati": Fokus pada Pelayanan dan Tata Kelola

Gagasan yang ditawarkan Supriatna dirangkum dalam konsep memimpin dengan hati, melayani dengan aksi, dan meninggalkan manfaat. Visinya menempatkan transparansi serta partisipasi masyarakat sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dalam program kerjanya, pemerataan infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan menjadi prioritas utama. Sektor ekonomi juga menjadi perhatian melalui pemberdayaan UMKM, penguatan sektor pertanian, serta penggalian potensi lokal yang dimiliki desa.

"Pemimpin yang baik tidak hanya membangun hari ini, tetapi menyiapkan masa depan desanya untuk generasi yang akan datang," kata Supriatna, menegaskan komitmennya pada pembangunan jangka panjang.

Pendidikan, Kesehatan, dan Nilai Sosial dalam Agenda Prioritas

Selain infrastruktur dan ekonomi, agenda yang ditawarkan Supriatna juga mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Ia menilai pembangunan desa tidak hanya berhenti pada fisik, tetapi juga penguatan nilai keagamaan, budaya, dan gotong royong untuk menjaga kohesi sosial masyarakat.

Menjelang hari pemungutan suara, Supriatna mengajak seluruh warga untuk tidak berhenti pada pilihan terhadap calon. Ia meminta doa dan restu masyarakat agar bersama-sama menentukan arah pembangunan Desa Lembang ke depan.

"Mari bersama bergandeng tangan, membangun Desa Lembang yang kita cintai. Lembang maju, warga sejahtera," tutupnya. Hasil kontestasi pada 31 Agustus nanti akan menentukan siapa yang mendapat mandat untuk mewujudkan gagasan tersebut hingga akhir masa jabatan kepala desa. ***

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gosipgarut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks