Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun berinisial BIAK menjadi korban serangan anjing jenis pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban yang mengalami luka di kepala dan telinga itu kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Welas Asih. Polresta Bandung memastikan pendampingan penuh terhadap proses perawatan korban, termasuk pengambilan vaksin antirabies.
BANDUNG — Polresta Bandung, Jawa Barat, memastikan pendampingan proses perawatan seorang anak perempuan berusia sembilan tahun yang menjadi korban serangan anjing jenis pitbull di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kapolsek Pameungpeuk Polresta Bandung AKP Asep Dedi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan korban masih mendapatkan perawatan medis setelah mengalami luka akibat serangan anjing.
“Korban masih dirawat di Rumah Sakit Welas Asih,” kata Asep saat dikonfirmasi di Bandung, Senin.
Luka di Kepala dan Telinga, Vaksin Diambil di Puskesmas Ciparay
Asep mengatakan korban yang berinisial BIAK tersebut masih menjalani perawatan intensif dokter. Anggota Polsek Pameungpeuk bersama keluarga korban saat ini sedang melakukan pengambilan vaksin di Puskesmas Ciparay.
“Korban masih dalam perawatan intensif dokter dan anggota Polsek Pameungpeuk bersama keluarga sedang mengambil vaksin di Puskesmas Ciparay,” ujarnya.
Ia menyebut luka yang dialami korban berada pada bagian kepala dan telinga akibat serangan anjing pitbull tersebut.
Anjing Terlepas dari Patok Saat Dijemur, Korban Sedang Bermain
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8) sekitar pukul 17.08 WIB di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari. Saat itu, korban sedang bermain di luar rumah.
Berdasarkan keterangan saksi, anjing peliharaan warga bernama Firmansyah terlepas dari patok pengikat ketika sedang dijemur. Anjing tersebut kemudian masuk ke dalam kompleks dan menyerang korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membantu korban. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit oleh orang tua bersama pemilik anjing untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Koordinasi dengan Keluarga Korban
“Saat ini penanganan terhadap korban masih dilakukan dan kami berkoordinasi dengan keluarga,” kata Asep.
Pihak kepolisian memastikan akan terus mendampingi proses perawatan hingga korban dinyatakan pulih. Pendampingan ini juga dilakukan untuk memastikan hak korban atas pelayanan kesehatan terpenuhi pasca kejadian.