BOGOR — Jaro Ade menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan sektor vital yang tidak boleh mengalami penurunan kualitas layanan, apa pun kondisinya. "Meskipun di tengah hari kejepit, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal," ujarnya di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (25/8/2026).
Peninjauan yang dilakukan politisi Partai Golkar itu merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap operasional fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayahnya. Ia ingin memastikan tidak ada celah bagi petugas untuk mengurangi jam operasional hanya karena bertepatan dengan momen libur panjang.
Prioritas Layanan Kesehatan di Tengah Libur
Menurut Jaro Ade, peran Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar tidak bisa ditawar. Warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat harus tetap mendapatkan akses yang sama cepatnya, baik di hari kerja maupun saat suasana libur.
"Pelayanan kesehatan memiliki peran vital bagi masyarakat sehingga harus terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah," tegasnya. Pernyataan itu menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk menjaga keberlanjutan layanan publik tanpa terkecuali.
Mengapa Pelayanan Puskesmas Krusial Saat Libur?
Masa libur kerap menjadi momen di mana mobilitas warga meningkat, baik untuk bepergian maupun berkumpul dengan keluarga. Kondisi ini berpotensi memicu kelelahan atau masalah kesehatan lain yang membutuhkan penanganan cepat di fasilitas terdekat.
Keberadaan Puskesmas yang beroperasi normal menjadi jaring pengaman bagi warga yang mungkin mengalami gangguan kesehatan di luar jam kerja. Langkah pemkab ini memastikan tidak ada kekosongan layanan yang justru memberatkan masyarakat.
Jaro Ade berharap seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor dapat menjalankan instruksi tersebut dengan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan akses layanan kesehatan saat hari kejepit.