Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Digital Innovation Award Berkat Aplikasi Lapor Pak

Penulis: Khoirul Anwar  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:30:43 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima Digital Innovation Award atas aplikasi Lapor Pak.

BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima penghargaan Digital Innovation Award dalam kategori Digital Innovation in Public Services. Penghargaan diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bogor mengembangkan sistem pengaduan berbasis digital bernama Lapor Pak. Sistem ini menjadi jembatan antara warga dan pemerintah daerah dalam menyampaikan keluhan hingga usulan pembangunan.

Lapor Pak: Bukan Sekadar Aplikasi Aduan Biasa

Lapor Pak dirancang sebagai kanal terpadu yang memungkinkan warga mengirimkan laporan secara real-time. Tidak hanya menerima aduan, aplikasi ini juga mencatat progres tindak lanjut dari setiap laporan yang masuk. Dengan begitu, warga bisa memantau langsung apakah keluhan mereka sudah ditangani atau masih dalam proses.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa sistem ini mengubah cara kerja birokrasi. “Dulu warga harus datang ke kantor atau menunggu lama. Sekarang cukup dari ponsel, laporan langsung masuk dan ditindaklanjuti,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Penghargaan Digital Innovation Award: Indikator Transformasi

Digital Innovation Award diberikan kepada institusi pemerintah yang berhasil menerapkan inovasi digital secara nyata. Kabupaten Bogor dinilai berhasil karena Lapor Pak tidak sekadar aplikasi, tetapi sudah terintegrasi dengan sistem kerja dinas-dinas terkait. Setiap laporan yang masuk otomatis diteruskan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berwenang.

Penghargaan ini juga menempatkan Kabupaten Bogor dalam peta daerah yang serius mengadopsi teknologi untuk pelayanan publik. Rudy Susmanto menyebut penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki sistem. “Ini bukan akhir, tapi awal dari pelayanan yang lebih baik,” katanya.

Fakta Singkat: Apa Itu Lapor Pak?

  • Aplikasi berbasis Android dan web yang bisa diakses kapan saja
  • Menerima laporan mulai dari infrastruktur rusak, layanan publik, hingga bencana
  • Setiap laporan dilengkapi nomor tiket untuk memudahkan warga melacak progres

Dampak bagi Warga Bogor: Lebih Cepat, Lebih Transparan

Sejak diluncurkan, Lapor Pak mencatat ribuan laporan dari warga di 40 kecamatan. Keluhan paling banyak datang dari sektor infrastruktur, seperti jalan rusak dan saluran air tersumbat. Dengan adanya sistem ini, waktu respons rata-rata turun drastis dibandingkan prosedur manual sebelumnya.

Ke depan, Pemkab Bogor berencana menambahkan fitur pelacakan berbasis peta dan notifikasi otomatis. Warga akan mendapat pemberitahuan langsung begitu laporannya masuk tahap pengerjaan. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain yang ingin memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top