JAWA BARAT — Kepala Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga menyatakan seluruh SPBU yang menunggu kiriman kini memiliki Delivery Order (DO). Pasokan Pertalite langsung didistribusikan dari Fuel Terminal (FT) Plumpang, Jakarta Utara, menuju SPBU tujuan di Bogor.
"Kami memastikan pasokan terus dikirim agar masyarakat segera terlayani," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7/2026).
Sepekan terakhir, warga Bogor mengeluhkan sulitnya mendapatkan Pertalite. Sejumlah SPBU membatasi penjualan atau tutup sementara karena stok kosong. Akibatnya, antrean panjang mengular di SPBU yang masih memiliki pasokan.
Pertamina Patra Niaga mengakui adanya hambatan distribusi. Namun, perusahaan enggan merinci penyebab pasti keterlambatan pasokan ke 19 SPBU tersebut.
Pertamina menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan berjanji mengoptimalkan pengiriman agar layanan di seluruh SPBU kembali normal secepatnya.
"Kami minta maaf atas kondisi ini. Seluruh pasokan Pertalite untuk SPBU yang masih menunggu pengiriman telah memiliki DO dan terus didistribusikan," demikian pernyataan resmi perusahaan.
Kota dan Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan konsumsi BBM tinggi, terutama Pertalite. Gangguan distribusi di 19 SPBU berdampak langsung pada mobilitas warga, mulai dari pengendara motor, angkutan umum, hingga kendaraan logistik.
Dengan percepatan distribusi dari FT Plumpang, Pertamina menargetkan seluruh SPBU di Bogor dapat melayani pembelian Pertalite tanpa hambatan mulai akhir pekan ini. Warga diimbau tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan.