Pencarian

Jawa Barat Catat 1.721 PHK Kuartal I, Pemprov Gerakkan Stimulus Industri

Jumat, 01 Mei 2026 • 22:35:00 WIB
Jawa Barat Catat 1.721 PHK Kuartal I, Pemprov Gerakkan Stimulus Industri
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat 1.721 pekerja terkena PHK pada kuartal I 2026.

Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak berlama-lama menganggur dengan mendorong percepatan akses kerja dan peluang usaha, terutama menjelang momentum Hari Buruh 1 Mei 2026.

Pemerintah Jamin Hak-Hak Pekerja Terpenuhi

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat memastikan bahwa hak-hak pekerja yang terkena PHK tetap dipenuhi dengan semestinya. Pekerja berhak mendapatkan pesangon atau kompensasi, serta klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Hari Tua sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang terkena PHK di Jawa Barat pada kuartal I 2026 mencapai 1.721 orang. Angka tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam merespons dampak permasalahan ekonomi yang melanda dunia industri.

Stimulus Industri untuk Tekan Laju PHK

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar juga menyiapkan langkah strategis agar PHK tidak makin meluas ke sektor-sektor lain. Salah satunya adalah melalui program stimulus yang dirancang untuk membantu dunia usaha bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Kami memastikan adanya program-program stimulus dari pemerintah yang bisa meringankan dunia industri," kata pejabat terkait dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (1/5/2026). Langkah ini menjadi bagian integral dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas sektor ketenagakerjaan di provinsi.

Tekanan Eksternal dan Internal Memicu PHK Masif

PHK yang terjadi di Jawa Barat dipengaruhi oleh faktor dari dalam dan luar negeri. Dari aspek eksternal, kondisi global ikut memberikan tekanan signifikan pada industri lokal. Salah satunya adalah konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang berdampak pada naiknya harga bahan bakar minyak, plastik, dan beberapa komoditas penting lainnya.

"Kondisi itu juga memengaruhi produk ekspor dan berdampak pada industri di Indonesia, khususnya Jawa Barat," ujar pejabat dinas. Ketidakpastian global ini menciptakan efek domino yang merambah ke berbagai lini produksi dan merugikan tenaga kerja.

Perlindungan Pekerja Menjadi Tuntutan Hari Buruh 2026

Perlindungan dari ancaman PHK menjadi salah satu tuntutan utama buruh pada peringatan Hari Buruh 2026. Situasi dalam dan luar negeri yang tidak pasti dinilai membuat kondisi pekerja di berbagai sektor makin tidak menentu, menciptakan kekhawatiran bagi jutaan tenaga kerja di seluruh wilayah Jawa Barat.

Respon pemerintah daerah melalui berbagai program stimulus diharapkan dapat menjadi buffer protektif bagi industri dan lapangan kerja, sehingga pekerja yang terkena dampak dapat segera mendapatkan kesempatan berkerja kembali atau mengakses program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi.

Bagikan
Sumber: bandung.kompas.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks