Pencarian

Panpel Persija Siagakan Empat Rantis Kawal Persib Bandung di El Clasico

Rabu, 06 Mei 2026 • 14:55:01 WIB
Panpel Persija Siagakan Empat Rantis Kawal Persib Bandung di El Clasico
Empat rantis disiapkan panpel Persija untuk mengawal rombongan Persib Bandung di laga El Clasico.

JAKARTA — Panitia pelaksana (panpel) Persija Jakarta memutuskan untuk menerapkan prosedur keamanan tingkat tinggi menjelang laga kontra Persib Bandung. Empat unit kendaraan taktis (rantis) telah disiapkan khusus untuk mengangkut rombongan tim tamu menuju stadion guna menghindari insiden yang dapat merugikan kedua belah pihak.

Keputusan penggunaan rantis ini diambil setelah panpel melakukan evaluasi terhadap dinamika di media sosial yang mulai memanas. Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menyebutkan bahwa risiko keamanan bagi pemain Persib menjadi prioritas utama dalam laga sarat gengsi ini.

Alasan Pengamanan Ketat: Hindari Pelemparan Bus dan Provokasi

Ferry Indrasjarief menjelaskan bahwa penggunaan bus reguler dianggap terlalu berisiko bagi keselamatan pemain Persib Bandung. Berdasarkan pantauan panpel, tensi antar suporter di jagat maya memberikan sinyal perlunya kewaspadaan lebih di lapangan hijau maupun jalur akses stadion.

“Kami tidak mau kalau naik bus tiba-tiba ditimpuk, lalu terjadi keributan. Lebih baik kami siapkan rantis,” kata Ferry, Rabu (6/5/2026).

Langkah preventif ini juga merujuk pada catatan sejarah rivalitas kedua tim. Panpel tidak ingin insiden pelemparan bus tim tamu yang pernah terjadi pada tahun 2013 silam terulang kembali, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan terhadap jalannya kompetisi.

Pengerahan Steward Tambahan untuk Keamanan Area Lapangan

Selain pengawalan rantis, panpel juga mempertebal jumlah steward yang bertugas di area perimeter lapangan. Fokus pengamanan ini menyasar jarak antara tribun penonton dan lapangan yang tergolong dekat, terutama jika laga digelar di Jakarta International Stadium (JIS).

Ferry menegaskan bahwa kehadiran personel steward tambahan bertujuan untuk memastikan pemain dan ofisial tetap terlindungi dari potensi gangguan fisik selama pertandingan berlangsung. Koordinasi intensif dengan pihak kepolisian juga terus dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan di sekitar area stadion.

“Kalau melihat kondisi sekarang, rantis adalah opsi paling aman. Kami ingin pertandingan berjalan kondusif,” kata Ferry.

Pertimbangan Situasi Sosial dan Dampak Hari Buruh

Panpel Persija turut mempertimbangkan faktor eksternal dalam menyusun skema pengamanan laga pekan ke-32 ini. Dinamika sosial di Jakarta, termasuk rangkaian peringatan Hari Buruh (May Day), menjadi variabel yang membuat petugas keamanan harus bekerja ekstra keras.

“Kami tidak mau ada hal-hal yang bisa merugikan kedua tim. Rantis adalah solusi,” tegas Ferry.

Penggunaan rantis sebenarnya bukan hal asing dalam sejarah pertemuan Persija dan Persib. Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan tempur milik kepolisian tersebut rutin digunakan baik saat laga digelar di Jakarta maupun di Bandung demi meredam gesekan antara The Jakmania dan Bobotoh.

Dengan persiapan pengamanan berlapis ini, manajemen Persija berharap pertandingan pada 10 Mei 2026 mendatang dapat fokus pada kualitas permainan di lapangan. Kehadiran empat rantis diharapkan menjadi jaminan bahwa rivalitas hanya akan terjadi selama 90 menit pertandingan, tanpa mengabaikan aspek keselamatan nyawa.

Bagikan
Sumber: harapanrakyat.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks