Pencarian

174 Jemaah Haji Garut Berangkat ke Tanah Suci, Usia Mulai 17 Tahun

Kamis, 07 Mei 2026 • 14:19:01 WIB
174 Jemaah Haji Garut Berangkat ke Tanah Suci, Usia Mulai 17 Tahun
jemaah haji Garut berangkat menuju Tanah Suci dengan rentang usia 17 hingga 93 tahun.

GARUT — Suasana haru memenuhi Pendopo Kabupaten Garut saat 174 jemaah haji, terdiri dari 169 jemaah dan 5 petugas haji, siap ditolak ke Mekkah dan Madinah. Komposisi kelompok mencakup jemaah tertua berusia 93 tahun dan termuda masih 17 tahun—rentang yang menunjukkan keterlibatan lintas generasi keluarga Garut dalam menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Persiapan Logistik: Dari Garut Hingga Bandara Kertajati

Kepala Haji dan Umrah Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menjelaskan rute keberangkatan dimulai dari Pendopo Garut menuju Asrama Haji Embarkasi Indramayu, dilanjutkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebelum bertolak ke Arab Saudi. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Garut menyiapkan fasilitas transportasi dan akomodasi guna menunjang kenyamanan seluruh proses pemberangkatan. Kloter 22 KJT juga tergabung dengan jemaah asal Kota Bandung dan Kota Cimahi dalam satu rombongan.

Beberapa calon jemaah harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan, menunjukkan seleksi ketat terhadap kondisi fisik sebelum penerbangan panjang menuju Arabia.

Pesan Bupati: Kesehatan, Kekompakan, dan Ibadah Ikhlas

Bupati Abdusy Syakur Amin menekankan dalam sambutannya bahwa ibadah haji merupakan anugerah besar karena tidak semua umat Islam memperoleh kesempatan menjadi tamu Allah SWT. "Ibadah haji adalah rukun Islam kelima. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi para jemaah yang mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci," ujar Syakur.

Syakur meminta para jemaah saling membantu dan mengikuti arahan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah di kedua kota suci. Kondisi fisik yang prima menjadi salah satu kunci utama agar ibadah berjalan lancar—pesan yang resonan mengingat rentang usia peserta yang luas.

Lebih jauh, Bupati juga mengimbau keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tenang dan terus mendoakan keselamatan jemaah hingga tiba kembali di Garut. "Inilah bentuk komitmen pemerintah daerah agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman, dan tertib," tambah Syakur.

Harapan Jemaah Kembali dengan Status Haji Mabrur

Indra Azwar Mawardi menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat—dari Forkopimda, TNI-Polri, organisasi Islam hingga masyarakat umum—untuk turut mendoakan kelancaran proses ibadah tahun ini. "Kami berharap seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, lengkap, dan memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: gosipgarut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks