BANDUNG — BINUS @Bandung memperkuat kesiapan kerja para lulusannya melalui skema kurikulum yang memadukan teori akademik dengan pengalaman langsung di industri. Melalui model 2+1+1, mahasiswa menempuh pendidikan di kampus selama dua tahun, diikuti dengan program pengayaan pada tahun ketiga.
Campus Director BINUS @Bandung, Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Hal itu ia sampaikan dalam Media Gathering di kampus kawasan Dago Pakar, Kota Bandung, Kamis (7/5/2026).
“Dengan program ini, mahasiswa diajarkan cara berpikir global dan memahami perbedaan budaya. Mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dan inovatif di perusahaan mana pun,” tegas Johan.
Mahasiswa Bebas Pilih Tujuh Jalur Pengalaman Profesional
Pada satu tahun masa pengayaan (enrichment), mahasiswa diberikan keleluasaan untuk menentukan jalur karier yang sesuai dengan minat mereka. Terdapat tujuh pilihan jalur yang tersedia, mulai dari magang di perusahaan ternama, membangun unit usaha mandiri melalui jalur entrepreneurship, hingga melakukan riset mendalam.
Selain itu, tersedia pula program sertifikasi profesional, studi di luar negeri, serta proyek kolaborasi industri. Fleksibilitas ini ditambah dengan kesempatan mengambil mata kuliah minor dari jurusan berbeda pada semester 4 dan 5. Pendekatan lintas disiplin ini bertujuan melahirkan lulusan kreatif yang mampu menggabungkan berbagai keahlian sesuai tuntutan pasar kerja masa depan.
Bisnis Digital dan Kewirausahaan Kreatif Jadi Program Favorit
Tren pemilihan program studi di kampus ini menunjukkan korelasi kuat dengan karakteristik Bandung sebagai kota kreatif. Saat ini, Creative Entrepreneurship serta Digital Business Innovation (DBI) menjadi dua jurusan yang paling banyak diminati calon mahasiswa.
Data internal kampus mencatat kedua program studi tersebut menyerap sekitar 40 hingga 45 persen dari total peminat. Tingginya minat pada bidang ini juga dipengaruhi oleh latar belakang banyak mahasiswa yang berasal dari keluarga pengusaha, sehingga mereka ingin memperdalam inovasi digital untuk mengembangkan bisnis.
Bagaimana Ekosistem Industri Mendukung Kesiapan Kerja?
Kesiapan lulusan untuk langsung terserap di pasar kerja didukung oleh ekosistem BINUS University yang telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 2.200 perusahaan global. Jaringan ini membuka akses luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek nyata berskala internasional.
Kekuatan institusi ini juga terletak pada jaringan alumni dan komunitas Binusian yang kini mencapai lebih dari 175.000 orang. Para praktisi dan profesional yang tersebar di berbagai sektor industri ini menjadi bagian dari ekosistem pendukung bagi mahasiswa yang baru memulai karier maupun yang sedang membangun startup digital di Jawa Barat.