BOGOR — Nama Satrio Wiratama disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada bayi panda jantan yang akrab disapa Rio itu. Rio merupakan anak dari pasangan panda raksasa Hu Chun dan Cai Tao yang telah lama menjadi ikon satwa di Taman Safari Indonesia.
Direktur Utama Taman Safari Indonesia Group Aswin Sumampau menyebut kelahiran Rio menjadi pengalaman seumur hidup bagi seluruh tim. "Ini benar-benar lifetime experience, bukan hanya untuk rekan-rekan media, tetapi juga untuk saya pribadi dan seluruh keluarga besar Taman Safari Indonesia," ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Pengalaman Langka yang Kini Bisa Dinikmati di Dalam Negeri
Selama ini, masyarakat Indonesia harus terbang ke China untuk menyaksikan langsung bayi panda raksasa. Aswin mengakui bahwa dirinya pun baru kali pertama melihat bayi panda di TSI. "Biasanya kalau ingin melihat baby panda harus ke China karena jaraknya sangat jauh. Maka dari itu ini menjadi pengalaman pertama untuk kita semua," ungkapnya.
Kelahiran Rio di Taman Safari Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi bukti keberhasilan program konservasi dan penangkaran satwa eksotis di Indonesia. Tim medis dan perawat satwa TSI disebut telah mempersiapkan proses kelahiran ini secara intensif selama berbulan-bulan.
VIP Jadi Prioritas Sebelum Dibuka untuk Umum
Pihak Taman Safari Indonesia belum langsung membuka akses publik untuk melihat Rio. Rencananya, bayi panda tersebut akan diperkenalkan terlebih dahulu kepada tamu-tamu VIP sebagai bagian dari momen spesial kelahiran pertama panda di Tanah Air.
"Kami ingin tamu-tamu VIP bisa melihat baby panda ini terlebih dahulu sebelum nantinya diperlihatkan kepada para pengunjung dan seluruh masyarakat Indonesia," tandas Aswin.
Belum ada jadwal pasti kapan Rio akan bisa disaksikan oleh pengunjung umum. Taman Safari Indonesia masih menyusun skema kunjungan yang mempertimbangkan kesehatan dan kenyamanan bayi panda serta induknya.
Mengapa Kelahiran Rio Begitu Istimewa?
Panda raksasa dikenal sebagai spesies yang sulit berkembang biak di penangkaran, terutama di luar habitat alaminya. Keberhasilan Taman Safari Indonesia melahirkan Rio dari pasangan Hu Chun dan Cai Tao menunjukkan standar konservasi level internasional.
Dengan lahirnya Rio, Indonesia kini menjadi negara keempat di luar China yang berhasil menjadi tempat kelahiran panda raksasa, setelah Jepang, Amerika Serikat, dan Belgia. Status ini memperkuat posisi Taman Safari Bogor sebagai salah satu pusat konservasi satwa terkemuka di Asia Tenggara.