Pencarian

Review Seagate FireCuda X Vault 8TB: Hard Drive Eksternal Tanpa Adaptor untuk Editor Video

Jumat, 05 Juni 2026 • 21:13:01 WIB
Review Seagate FireCuda X Vault 8TB: Hard Drive Eksternal Tanpa Adaptor untuk Editor Video
Seagate FireCuda X Vault 8TB hadir dengan desain minimalis dan koneksi USB-C tanpa adaptor listrik.

JAWA BARAT — TechRadar baru saja merampungkan pengujian terhadap Seagate FireCuda X Vault, hard drive eksternal yang menyasar pasar gamer tapi justru cocok untuk videografer dan fotografer. Perangkat ini unik karena menggunakan satu kabel USB-C untuk data dan daya, menghilangkan kebutuhan adaptor listrik yang biasanya wajib untuk HDD 3,5 inci. Dalam uji coba selama tiga hari, drive ini membuktikan diri sebagai media kerja ringan untuk proyek video 4K.

Spesifikasi dan Desain

FireCuda X Vault mengusung form factor 3,5 inci dengan antarmuka USB-C (USB 3.2 Gen 1, 5Gbps). Dimensinya 198 x 53 x 132 mm dengan bobot 1.290 gram. Kapasitas yang tersedia saat ini adalah 8TB dan 20TB.

Secara visual, drive ini mengusung estetika gaming yang tidak berlebihan. Desainnya lebih minimalis dibanding kebanyakan periferal gaming dan disebut cocok dipadukan dengan casing PC profesional seperti Asus ProArt. Fitur RGB juga tersedia dan kompatibel dengan Windows Dynamic Lighting.

Performa Nyata: Angka Benchmark dan Uji Video

Dalam pengujian menggunakan CrystalDiskMark, ATTO, AS SSD, dan AJA, FireCuda X Vault mencatat kecepatan baca rata-rata 214 MB/s dan tulis 207 MB/s. Angka ini relatif stabil tanpa penurunan signifikan selama beban kerja berkelanjutan. Suara operasionalnya juga tergolong senyap.

Namun, kelemahan utama tetap pada kecepatan offload data. Saat memindahkan 1,5TB footage 4K dari kamera Canon EOS R5 C via kartu CFexpress Type B, proses memakan waktu sekitar dua jam. Sebagai perbandingan, portable SSD bisa menyelesaikan tugas yang sama dalam 10-12 menit.

Performa sedikit lebih baik di Windows dibanding macOS, meskipun sebagian perbedaan itu disebabkan oleh kemampuan decoding codec dari prosesor M1 Max yang lebih lawas di MacBook Pro yang digunakan untuk uji coba.

Hal yang Disukai dan Kekurangan

Keunggulan utama drive ini adalah sifatnya yang bus-powered. Cukup colok satu kabel USB-C ke laptop atau PC, drive langsung aktif tanpa perlu mencari stopkontak. Ini memudahkan perpindahan data antar mesin—dari MacBook Pro M1 Max ke Asus ProArt PZ14, misalnya.

Kekurangannya, software backup bawaan Seagate Toolkit hanya kompatibel dengan Windows. Pengguna Mac harus mencari solusi backup sendiri. Selain itu, drive ini hanya dijual sebagai unit tunggal tanpa opsi RAID atau bundel.

Harga dan Ketersediaan

Varian 8TB dibanderol 270 dolar AS (sekitar Rp 4,6 juta) di Amerika Serikat dan £280 (sekitar Rp 5,7 juta) di Inggris. Varian 20TB belum dirilis secara luas. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di pasar Indonesia.

Kesimpulan: Untuk Siapa Drive Ini?

FireCuda X Vault bukan pengganti SSD untuk pekerjaan yang membutuhkan kecepatan tulis tinggi, seperti offload kartu memori berkapasitas besar. Namun, bagi kreator yang membutuhkan penyimpanan massal yang tenang, portabel, dan bebas adaptor di meja kerja, drive ini menawarkan nilai yang sangat baik. Dengan harga sekitar Rp 4,6 juta untuk 8TB, biaya per gigabyte-nya jauh lebih murah dibanding SSD eksternal mana pun.

Untuk pengguna Windows, kelengkapan software backup jadi nilai tambah. Pengguna Mac sebaiknya menyiapkan solusi backup mandiri dan menyadari potensi sedikit penurunan performa di platform Apple.

Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks