BANDUNG — Peringkat 118 dunia yang kini disandang Timnas Indonesia bukanlah angka kebetulan. Berdasarkan rilis Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) per 10 Juni 2026, posisi tersebut merupakan yang tertinggi sejak Timnas duduk di peringkat 76 pada September 1998. Sebagai perbandingan, peringkat terburuk Indonesia pernah jatuh ke posisi 175 pada September 2021.
Dua Kemenangan Beruntun yang Mengubah Papan Atas
Faktor utama di balik kenaikan drastis ini adalah hasil positif dalam dua laga uji coba FIFA Matchday. Timnas Indonesia sukses membantai Oman dengan skor telak 3-0, lalu menyusul kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik. Dua hasil bersih tanpa kebobolan itu menambah bobot poin yang signifikan ke dalam kalkulasi FIFA.
Pelatih asal Kanada, John Herdman, yang baru memegang kendali tim, langsung menuai hasil instan. Meski belum genap setengah tahun menjabat, pendekatan taktisnya dinilai berhasil mengatasi dua lawan dengan karakter berbeda: fisik kuat ala Timur Tengah dan lincah khas Afrika.
Jadwal Berat Menanti di ASEAN Championship 2026
Setelah sukses di laga uji coba, Timnas Indonesia tak punya banyak waktu untuk berpuas diri. Mereka akan menghadapi Kamboja pada laga pembuka babak penyisihan Grup A ASEAN Championship 2026 (Piala AFF) yang berlangsung 27 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.
Jadwal padat langsung menanti: melawan Timor Leste pada 31 Juli 2026, Vietnam pada 3 Agustus 2026, dan Singapura pada 7 Agustus 2026. Grup ini dianggap sebagai grup neraka karena dihuni dua tim langganan semifinalis, Vietnam dan Singapura, serta Kamboja yang tengah naik daun.
Mengapa Peringkat 118 Bisa Jadi Momentum?
Bagi pengamat sepak bola nasional, posisi 118 bukanlah sekadar angka. Sejak era 2000-an, Timnas Indonesia kerap terperosok ke peringkat 150-170 akibat minimnya laga resmi dan inkonsistensi prestasi. Kini, dengan tren positif di bawah Herdman, target menembus 100 besar dunia bukan lagi sekadar wacana.
Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi. Ranking FIFA bukanlah hadiah statis; ia bisa naik drastis dan turun drastis dalam waktu singkat tergantung hasil pertandingan. Laga melawan Vietnam dan Singapura di ASEAN Championship nanti akan menjadi ujian sesungguhnya apakah peringkat ini bisa dipertahankan atau justru kembali longsor.