KAB. TASIKMALAYA — Program TMMD Ke-129 yang digelar Kodim 0612/Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Setelah menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), para prajurit dan warga duduk bersama menikmati makan siang, Minggu (19/7). Suasana penuh canda dan obrolan santai mewarnai kegiatan tersebut.
Makan Siang Jadi Simbol Kedekatan TNI-Rakyat
Kegiatan sederhana itu, menurut Dansatgas TMMD Ke-129, menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Rasa lelah setelah bergotong royong sepanjang hari terbayarkan dengan kehangatan yang tercipta saat makan bersama.
"Melalui momen sederhana seperti makan bersama, terjalin komunikasi yang semakin erat antara prajurit dan warga. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya.
Nilai Kebersamaan di Balik Pembangunan Fisik
Dansatgas menekankan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan tembok penahan tanah. Lebih dari itu, terciptanya hubungan harmonis antara prajurit dan warga menjadi capaian utama yang ingin diraih.
Menurutnya, momen seperti ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat gotong royong dan saling mendukung. "Kami bersama-sama membangun desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Warga Sambut Hangat Kehadiran Personel TNI
Masyarakat setempat menyambut positif kehadiran personel Satgas TMMD Ke-129 di lingkungan mereka. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, para prajurit dinilai mampu menghadirkan semangat persaudaraan di tengah warga.
Program TMMD Ke-129 di Kabupaten Tasikmalaya menjadi contoh bahwa pembangunan fisik dan penguatan hubungan sosial dapat berjalan beriringan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan terus berlanjut meski program resmi telah usai.