BANDUNG BARAT — Puluhan karya seni rupa dari pelukis muda berkebutuhan khusus memenuhi Galeri Panyawangan-Bale Pare, Kota Baru Parahyangan. Pameran bertajuk Art Spectrum "Keindahan yang Beragam" ini menghadirkan karya 21 perupa dengan latar belakang neurodivergen dan cerebral palsy.
Pameran dibuka untuk umum sejak Minggu (19/7/2026) dan akan berlangsung hingga 30 Juli 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026.
Mengapa Pameran Ini Disebut Inklusif?
Konsep inklusif dalam pameran ini tidak hanya soal siapa yang berkarya, tetapi juga bagaimana akses dan partisipasi publik dihadirkan. Pengunjung bebas memotret dan berinteraksi langsung dengan karya-karya yang dipajang.
Para perupa yang terlibat berasal dari berbagai komunitas seni rupa di Jawa Barat. Mereka menunjukkan bahwa keterbatasan fisik dan neurologis bukanlah hambatan untuk berkarya dan berekspresi.
Antusiasme Pengunjung di Hari Pertama
Sejak hari pembukaan, galeri dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Banyak di antaranya adalah keluarga muda yang membawa anak-anak mereka untuk melihat langsung hasil karya para perupa.
Beberapa pengunjung terlihat antusias memotret lukisan dan instalasi seni yang dipamerkan. Suasana galeri terasa hangat dan interaktif, berbeda dengan pameran seni rupa pada umumnya yang cenderung formal.
Dukungan untuk Perupa Muda Disabilitas
Pameran ini menjadi ruang bagi para perupa muda disabilitas untuk menunjukkan kapasitas artistik mereka. Tidak ada sekat antara karya seniman pada umumnya dengan karya para perupa neurodivergen dan cerebral palsy.
Penyelenggara berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara rutin, tidak hanya saat peringatan Hari Anak Nasional. Tujuannya adalah membangun ekosistem seni rupa yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Jawa Barat.
Galeri Panyawangan-Bale Pare berlokasi di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Pameran Art Spectrum "Keindahan yang Beragam" buka setiap hari hingga 30 Juli 2026.