Pencarian

Santri Al Hikmah Cirebon Evan Rafandra Raih Medali Perunggu Tapak Suci, Hafal 9 Juz Al Quran

Sabtu, 13 Juni 2026 • 14:06:01 WIB
Santri Al Hikmah Cirebon Evan Rafandra Raih Medali Perunggu Tapak Suci, Hafal 9 Juz Al Quran
Evan Rafandra, santri Al Hikmah Cirebon, raih medali perunggu kejuaraan pencak silat Tapak Suci.

CIREBON — Evan Rafandra, santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu (PTQT) Al Hikmah Dukupuntang, membuktikan bahwa prestasi akademik dan non-akademik bisa berjalan beriringan. Pelajar SMPP Al Hikmah 2 itu baru saja menyabet medali perunggu dalam kejuaraan pencak silat Tapak Suci, Cirebon Mentereng Championship, belum lama ini.

Di usianya yang masih 13 tahun—lahir di Cirebon, 27 September 2011—Evan telah mengantongi hafalan 9 juz Al Quran. Ia adalah putra pertama dari pasangan Muhamad Zuhri, S.E., dan Nur’aelah, S.Pd. Sejak tiga tahun lalu, ia memilih tinggal di pesantren, jauh dari rumah, demi mengejar target hafalannya.

Dari Mustahil Menjadi Nyata

Evan mengaku semula tidak menyangka bisa mencapai hafalan sebanyak itu. "Sesuatu yang semula mustahil kemudian menjadi kenyataan," ujarnya. Ia berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang terus mendoakannya di malam hari, serta para pembimbing yang tekun membantunya.

Kepala Sekolah SMPP Al Hikmah 2, Sudomo, Lc., berharap Evan dapat menuntaskan hafalan 30 juz. "Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap pembimbing dan pelatihnya yang telah membantu Evan tumbuh seperti sekarang ini. Hafal Al Quran, kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab," kata Sudomo.

Pesantren dengan Sistem Asrama Penuh

Ketua Yayasan Al Hikmah Dukupuntang, Nina Nurohmah, M.Si. Al Hafidzah, menjelaskan bahwa pesantrennya memiliki jenjang TK, SD, SMP, dan MA. Visi lembaga ini adalah menjadi lembaga dakwah, sosial, dan pendidikan Islam yang unggul dalam mencetak generasi Al Quran, berilmu, dan berakhlak mulia.

Siswa SMP dan MA diwajibkan tinggal 24 jam di asrama dan menjalani seluruh aktivitas di dalam lingkungan pesantren. Yayasan berupaya memfasilitasi potensi diri santri agar tumbuh dan berkembang secara maksimal. "Hari ini ananda Evan Rafandra telah membuktikannya. Hafal 9 juz Al Quran dan juara pencak silat Tapak Suci," pungkas Nina.

Prinsip hidup Evan yang ia pegang teguh: "Kalah bukan berarti gagal. Tetapi, kegagalan itu ketika tidak mau mencoba." Remaja yang bercita-cita menjadi pengusaha dan hobi membaca novel ini menjadi bukti bahwa disiplin di pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul di berbagai bidang.

Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks