BOGOR — Progres renovasi MTsN 1 Kota Bogor yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat di Jawa Barat hampir tuntas. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang meninjau langsung proyek tersebut pada Jumat (19/6), menyebut capaian pembangunan sudah mencapai 95 persen.
“Saya saat ini berada di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Bogor untuk memeriksa secara langsung progres rehabilitasi dan renovasi madrasah ini. Tadi saya mendapatkan penjelasan bahwa progresnya sudah mencapai sekitar 95 persen, jadi sebentar lagi tuntas,” ujar AHY dalam keterangannya.
127 Madrasah di Jawa Barat Ikut Direnovasi
AHY menjelaskan, MTsN 1 Kota Bogor hanyalah satu dari ratusan madrasah yang mendapat program serupa di Jawa Barat. Total, terdapat 127 Madrasah Tsanawiyah di provinsi tersebut yang turut memperoleh program renovasi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang lebih maju. “Kita ingin anak-anak kita, generasi penerus bangsa, semakin cerdas melalui pendidikan yang semakin berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Fasilitas yang Diperbaiki: Ruang Belajar hingga Olahraga
Dalam peninjauan tersebut, AHY melihat sejumlah fasilitas yang telah diperbaiki. Mulai dari ruang belajar, lingkungan sekolah yang lebih tertata, hingga sarana pendukung kegiatan siswa seperti fasilitas olahraga.
Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang baik dan fasilitas memadai akan berdampak positif tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. “Pendidikan sejatinya tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter,” ungkapnya.
Kolaborasi Pusat dan Daerah untuk Pendidikan Berkualitas
Kunjungan AHY didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor, jajaran Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Agama. Kehadiran para pejabat ini menandakan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program rehabilitasi sarana pendidikan berjalan sesuai target.
AHY menilai kombinasi antara kualitas pendidikan, pembentukan karakter, dan dukungan infrastruktur yang memadai menjadi kunci mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di masa depan. “Saya rasa inilah yang menjadi kunci sukses dalam membangun SDM unggul untuk Indonesia yang semakin baik,” pungkasnya.